Tiga Hari Turun Lapangan, SBS Pastikan Warga Aman dari Banjir

Reporter: Novry Laka 
| Editor: Redaksi

SUARATRIBUN.COM, BETUN – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS), meninjau pembangunan bronjong kawat dan tanggul di tiga desa selama tiga hari berturut-turut, 15–17 Maret 2026.

Pada hari pertama, Bupati SBS mengunjungi Desa Oekmurak untuk melihat pembangunan bronjong kawat sepanjang 500 meter yang kemudian dikembangkan hingga mencapai 700 meter, terdiri dari 500 meter di sisi timur dan 200 meter di sisi barat.

Bacaan Lainnya

Hari kedua, SBS meninjau pembangunan tanggul sepanjang 1 kilometer di Desa Oanmane. Dalam kunjungan tersebut, ia berjalan menyusuri tanggul dan memeriksa langsung kondisi pekerjaan.

Selain meninjau proyek, SBS juga berdialog dengan warga setempat terkait dampak banjir yang sebelumnya sering terjadi di wilayah tersebut.

Pada hari ketiga, Bupati SBS mengunjungi Desa Lamea untuk meninjau pembangunan bronjong kawat yang berfungsi melindungi permukiman warga serta jembatan utama di desa tersebut.

“Pembangunan bronjong kawat di Desa Lamea ini selain melindungi warga dari banjir juga melindungi jembatan besar di desa tersebut,” ujar Bupati SBS yang juga tercatat sebagai senior birokrasi di Nusa Tenggara Timur ini.

Kepala Desa Lamea, Felisitas Imelda Nahak, menyampaikan bahwa pembangunan tersebut membantu mengurangi dampak banjir yang sebelumnya sering terjadi.

“Dulu kami sering terdampak banjir, sekarang sudah tidak lagi,” katanya.

Bupati SBS menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat dari ancaman bencana, khususnya banjir.

“Saya hanya ingin memastikan masyarakat aman dari ancaman bencana alam,” tandasnya. (*)