Bupati SBS: Rakyat di Atas Segalanya, Bukan Gedung Mewah

Reporter: Novry Laka 
| Editor: Redaksi

BETUN, Suara Tribun.com – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran bersama Wakil Bupati Henri Melki Simu menegaskan komitmen kepemimpinan mereka yang berfokus pada pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan Kabupaten Malaka harus berpijak pada kebutuhan dasar warga, bukan pada kemewahan fasilitas pemerintahan,” ucap Bupati SBS usai penyerahan SK PPPK paruh waktu di halaman depan Kantor Bupati Malaka, Desa Kamanasa, Kecamatan Malaka Tengah, Senin (23/2/26).

Bacaan Lainnya

Menurut Stefanus Bria Seran, masih banyak sektor krusial yang membutuhkan perhatian serius, terutama infrastruktur jalan, serta fasilitas dasar lainnya yang belum maksimal.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh kehilangan kepekaan terhadap kondisi riil masyarakat.

“Jangan memaksa saya dan wakil saya untuk hidup mewah di gedung kantor mewah, sedangkan rakyat sedang kesusahan. Ini tentunya tidak benar,” tegasnya.

Baginya, keberhasilan pemerintahan bukan terletak pada megahnya bangunan, melainkan pada seberapa besar dampak kebijakan yang dirasakan masyarakat. Ia menekankan bahwa pembangunan harus berpihak pada kepentingan rakyat luas, bukan pada kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

“Saya kira secara pribadi kami hidup sudah cukup. Kami mengabdikan diri untuk mengurus masyarakat,” ujarnya. (*)