BETUN, SuaraTribun.com – Ketua DPD Forum PLKP Kabupaten Malaka, Maria Deviana R. Seran, menjelaskan bahwa fokus usia 17–24 tahun dalam program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) merupakan kebijakan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi serta Direktorat Kursus dan Pelatihan.
Menurutnya, kelompok usia tersebut masuk kategori pemuda usia produktif awal yang paling rentan menganggur, terutama setelah lulus SMA/SMK maupun yang tidak melanjutkan pendidikan. Pada fase itu, banyak lulusan belum memiliki keterampilan memadai untuk langsung masuk ke dunia kerja.
Program PKK dan PKW dirancang untuk menekan angka pengangguran usia muda, mencegah pengangguran jangka panjang, sekaligus menyiapkan tenaga kerja siap pakai maupun wirausaha pemula.
“Fokusnya pada usia 17–24 tahun karena mereka lebih mudah dilatih dalam keterampilan baru, lebih fleksibel dalam penempatan kerja, dan masih memiliki potensi besar menjadi wirausaha pemula dalam jangka panjang,” ujar Evi kepada wartawan di Betun, Minggu (1/3/26).
Sejalan dengan itu, terhitung 1 hingga 14 Maret, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Lurumutin di Malaka membuka pendaftaran kursus komputer gratis hingga tahap uji kompetensi bersertifikat. Program ini diperuntukkan bagi pemuda usia 17–24 tahun yang tidak sedang bersekolah maupun kuliah.
Adapun persyaratan pendaftaran meliputi Kartu Keluarga, KTP, fotokopi ijazah terakhir, serta pas foto ukuran 4×6 sebanyak dua lembar. Peserta juga diwajibkan bersedia mengikuti seluruh tahapan pelatihan hingga selesai.