Gapura Desa Taaba di Malaka Menyerupai Kepala Burung Garuda, Warga Bangun dalam 48 Jam Sambut HUT ke-81 RI

Reporter: Novry Laka 
| Editor: Redaksi

Semangat kebersamaan itu kembali terlihat saat gapura didirikan pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Puluhan warga bersama Kepala Desa Taaba Ida Hoar Nahak bergotong royong mendirikan gapura di pintu masuk desa. Antusiasme masyarakat terlihat dalam setiap tahapan pengerjaan hingga gapura tersebut akhirnya berdiri.

Bacaan Lainnya

Keterlibatan masyarakat secara langsung menjadi bagian penting dalam pembangunan gapura tersebut. Selain mempercepat proses pengerjaan, gotong royong juga memperkuat rasa kebersamaan dan kepemilikan masyarakat terhadap hasil karya yang dibuat bersama.

Sejumlah warga yang terlibat dalam proses perancangan mengatakan, desain gapura tersebut merupakan model yang mereka kembangkan sendiri untuk menyambut HUT ke-81 RI tahun 2026.

Mereka bahkan menyebut desain tersebut dibuat dengan konsep baru yang belum mereka temukan melalui pencarian di Google.

“Kami buat gapura dengan model yang unik dan baru. Modelnya belum ada di Google,” ucap sejumlah warga yang merancang gapura tersebut.

Menurut warga, bentuk tiang yang bulat dan bagian atas gapura yang dibuat melengkung menjadi ciri khas tersendiri.

Bentuk tersebut kemudian dipadukan dengan warna merah putih, bendera dan umbul-umbul sehingga menghasilkan tampilan gapura yang menarik sekaligus sarat dengan nuansa kemerdekaan.

Keberadaan gapura itu kini tidak hanya menjadi penanda pintu masuk Desa Taaba, tetapi juga menjadi simbol kreativitas masyarakat dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Yang paling menonjol bukan hanya bentuknya yang menyerupai kepala burung Garuda, tetapi juga proses di balik berdirinya gapura tersebut.