Janji Bupati SBS Terbukti: Bronjong Kawat di Oekmurak Dilanjutkan 700 Meter Tahun 2026

Reporter: Novry Laka 
| Editor: Redaksi

Menurutnya, pembangunan bronjong kawat sangat penting karena tanpa penahan tersebut, warga terpaksa membongkar rumah mereka sendiri karena takut dihantam banjir setiap musim hujan.

Sebagai pemimpin, SBS mengaku tidak tega melihat penderitaan masyarakat sehingga pemerintah daerah mengambil langkah membangun bronjong kawat sebagai solusi untuk melindungi permukiman warga dari bencana banjir.

Bacaan Lainnya

Ia juga mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga infrastruktur tersebut. Warga diminta tidak mengambil pasir di sekitar bronjong kawat karena dapat menyebabkan pengikisan yang berpotensi merusak bangunan penahan sungai itu.

“Kita harus menjaga bersama karena ini dibangun dengan uang negara. Jadi menjadi kewajiban kita semua untuk merawatnya,” tegasnya.

Sementara itu, warga Desa Oekmurak, Yanter, menyampaikan terima kasih kepada Bupati SBS dan Wakil Bupati Henri Melki Simu atas pembangunan bronjong kawat yang dinilai sangat membantu masyarakat.

“Ini bukti komitmen seorang pemimpin seperti SBS dan HMS. Setelah bronjong kawat dibangun, banjir yang biasanya menghantam kampung kami sudah tidak terjadi lagi,” ucapnya.

Kunjungan Bupati Malaka tersebut turut dihadiri Kepala Desa Oekmurak, Camat Rinhat, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malaka.(*)