ABS mengatakan, komunikasi dan silaturahmi menjadi salah satu cara penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman yang dapat berkembang menjadi persoalan di tengah masyarakat.
Karena itu, setiap persoalan yang muncul diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi, dialog dan pendekatan kekeluargaan.
Menurut ABS, menjaga keamanan dan kedamaian bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat keamanan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Saya mengajak kita semua untuk sama-sama menjaga keamanan dan kedamaian. Kalau ada persoalan, mari kita bicarakan dan selesaikan dengan baik melalui komunikasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PSHT Kabupaten Malaka, Jimi Koy, bersama mantan Ketua PSHT Kabupaten Malaka, Marsel Seran, turut membangun komunikasi bersama Ketua DPRD Malaka dalam suasana persaudaraan.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dan persatuan antarelemen masyarakat sekaligus mengajak seluruh pihak menjaga situasi Kabupaten Malaka tetap aman dan kondusif.
Kehadiran Camat, sembilan kepala desa Dapil II, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat dalam silaturahmi tersebut juga menunjukkan adanya perhatian bersama terhadap pentingnya menjaga keamanan dan kedamaian di lingkungan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, seluruh pihak diajak tidak mudah terprovokasi oleh berbagai persoalan yang dapat mengganggu keamanan dan persatuan masyarakat.
Semangat persaudaraan, komunikasi dan kebersamaan diharapkan terus dijaga sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan perpecahan.