Kawasan pesisir tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Malaka kepada para penerima SK dan masyarakat yang hadir.
Bagi para PPPK Paruh Waktu, pembagian SK di ruang terbuka dengan latar laut, hembusan angin pantai dan deretan pohon kelapa tentu menghadirkan pengalaman yang berbeda dari seremoni pemerintahan pada umumnya.
SK yang diterima bukan hanya menjadi dokumen administratif, tetapi juga menjadi tanda dimulainya sebuah tanggung jawab baru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan daerah.
Karena itu, Pantai Hasan Maubesi diharapkan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya sebuah seremoni, tetapi juga menjadi bagian dari cerita awal pengabdian para PPPK Paruh Waktu Kabupaten Malaka.
Dengan penataan dan pembersihan yang dilakukan, kawasan tersebut diharapkan semakin layak dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan publik sekaligus membuka peluang bagi pengembangan potensi wisata pesisir.
Pantai Hasan Maubesi kini bukan sekadar dibersihkan untuk menyambut sebuah agenda pemerintah.
Di antara laut, angin dan rindangnya pohon kelapa, kawasan itu tengah dipersiapkan menjadi saksi dimulainya babak baru pengabdian para PPPK Paruh Waktu bagi Kabupaten Malaka.