Sampah Klinik St. Antonius Betun Akhirnya Diangkut, Negara Hadir hingga ke Lorong Pelayanan Dasar

Reporter: Novri Laka 
| Editor: Redaksi

Langkah tersebut juga menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak selalu harus dimaknai melalui proyek-proyek besar. Ada pekerjaan pemerintahan yang mungkin tidak terlihat megah, tetapi dampaknya langsung dirasakan masyarakat—mulai dari kebersihan fasilitas publik, pengelolaan sampah, hingga memastikan ruang pelayanan kesehatan berada dalam kondisi yang layak.

Bagi Klinik Pratama St. Antonius Betun, pengangkutan sampah ini bukan sekadar rutinitas kebersihan. Ada rasa lega setelah persoalan yang selama ini dihadapi akhirnya mendapatkan jalan keluar.

Ke depan, langkah tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi bagian dari sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan merata di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan maupun ruang publik di Kabupaten Malaka.

Sebab, pemerintahan yang hadir bukan hanya yang terlihat dalam pembangunan fisik berskala besar. Kehadiran pemerintah juga dapat dirasakan dari hal-hal sederhana yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Dari Betun, satu pesan kembali menguat: ketika persoalan rakyat didengar dan ditindaklanjuti, masalah yang selama bertahun-tahun dianggap biasa pun dapat mulai diselesaikan.(*)