SUARATRIBUN.COM, BETUN – Anggota DPRD Kabupaten Malaka dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Yuventus Adrianus Bere atau yang akrab disapa AB, menyoroti dugaan keracunan yang dialami salah satu siswi SD di Woe usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) dari salah satu dapur penyedia di wilayah Webriamata, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia meminta kualitas, kebersihan, dan keamanan makanan menjadi prioritas utama agar program nasional tersebut tidak justru membahayakan kesehatan para siswa.
Sebagai wakil rakyat dari Dapil II yang juga meliputi Kecamatan Wewiku, AB menegaskan bahwa kualitas makanan dalam program MBG harus mendapat perhatian serius. Ia mengingatkan agar pihak pengelola tidak hanya berfokus pada penyajian makanan, tetapi juga memastikan mutu, kebersihan, serta keamanan pangan yang diberikan kepada para siswa.
“Program Makan Bergizi Gratis merupakan program pemerintah pusat. Karena itu, pengelola harus benar-benar berhati-hati. Jangan sampai makanan yang disajikan justru mengakibatkan keracunan bagi anak-anak,” tegas AB kepada SuaraTribun.com, Jumat, 7 Agustus 2026.
Menurutnya, apabila terjadi kesalahan dalam pengelolaan program tersebut, sorotan publik tidak hanya tertuju kepada penyelenggara di daerah, tetapi juga kepada pemerintah pusat sebagai penggagas program.
AB mengatakan, sebagai wakil rakyat dari Dapil II, dirinya merasa berkewajiban menyampaikan perhatian dan masukan agar pelaksanaan program MBG benar-benar memberikan manfaat bagi generasi penerus bangsa, khususnya anak-anak di wilayah perbatasan Kabupaten Malaka.
