Tak Sekadar Kunjungan, Bupati Malaka Bawa Empati ke Rumah Duka Dito di Desa Niti

Reporter: Novry Laka 
| Editor: Redaksi
Rombongan bupati Malaka berkunjung ke rumah duka Dito d Desa Niti. (Foto: istimewa)

BETUN, SuarTribun.com – Luka duka masih menyelimuti keluarga Dito Faot. Di rumah sederhana di Desa Niti, Kecamatan Rinhat, kesedihan itu terasa begitu nyata. Rabu (11/2/2026), Bupati Malaka bersama sejumlah pejabat daerah datang berkunjung, membawa empati dan penguatan bagi keluarga yang tengah menghadapi kehilangan besar.

Rumah beratapkan daun lontar dengan dinding anyaman itu menjadi saksi pertemuan yang sarat makna. Tanpa protokoler berlebihan, Bupati duduk sejajar dengan mama Dito.

Bacaan Lainnya

Percakapan berlangsung pelan, penuh empati. Tidak ada pidato panjang, hanya kata-kata penguatan dan kesediaan untuk mendengar.

“Kami datang sebagai keluarga. Duka ini bukan hanya milik orang tua Dito, tetapi duka seluruh masyarakat Malaka. Pemerintah akan terus mendampingi dan memastikan keluarga tidak berjalan sendiri,” sebut Bupati dengan nada tenang.

Sejak peristiwa tragis yang merenggut nyawa Dito di Pantai Cemara Abudenok, Desa Umatoos, Kecamatan Malaka Barat, perhatian masyarakat tak pernah surut. Tim SAR gabungan dari berbagai unsur telah bekerja maksimal melakukan pencarian selama berhari-hari. Warga dari berbagai desa turut memberikan dukungan moril dan doa tanpa henti.

Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah situasi kemanusiaan. Bupati dan jajaran menyampaikan komitmen untuk memberikan pendampingan, baik secara moral maupun melalui bantuan yang diperlukan keluarga di masa sulit ini.

Di dalam rumah itu, doa bersama dipanjatkan. Suasana hening menyelimuti ruangan. Beberapa warga yang hadir menundukkan kepala, merasakan kepedihan yang sama. Dito mungkin anak dari keluarga sederhana di Desa Niti, tetapi kepergiannya menyentuh hati seluruh Rai Malaka.