BETUN, SuaraTribun.com – Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di desa tidak boleh dikerjakan asal-asalan. Menurutnya, setiap proyek harus berkualitas, bermanfaat bagi masyarakat, dan dikerjakan sesuai aturan.
Hal ini disampaikan saat ia meninjau langsung proyek jalan rabat beton di Desa Kakaniuk, Dusun Boni, Kecamatan Malaka Tengah, Jumat (30/1/2026) sore.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan desa berjalan sesuai rencana dan tidak menyalahi aturan teknis maupun penggunaan anggaran.
Di lokasi, Wabup HMS melihat langsung kondisi jalan yang sedang dikerjakan. Ia memeriksa ketebalan rabat beton, bahan yang digunakan, serta proses pengerjaan oleh pelaksana. Ia juga berbincang dengan aparat desa dan warga untuk mengetahui manfaat jalan tersebut bagi masyarakat.
Menurut HMS, pembangunan infrastruktur bukan hanya soal menghabiskan dana, tetapi soal hasil yang bisa digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Yang paling penting itu kualitas dan manfaatnya. Jalan ini harus kuat, tahan lama, dan membantu aktivitas warga, terutama untuk ekonomi dan transportasi,” tegasnya.
Ia menjelaskan, jalan desa sangat penting karena menjadi penghubung kegiatan sosial dan ekonomi warga, khususnya petani dan pelaku usaha kecil. Karena itu, proses pembangunan dari awal sampai selesai harus dilakukan secara terbuka dan bertanggung jawab.
Wabup HMS juga mengingatkan agar tidak ada penyimpangan dalam pekerjaan maupun penggunaan anggaran.
“Semua harus sesuai aturan. Dana yang dipakai adalah uang rakyat, jadi hasilnya juga harus kembali ke rakyat dalam bentuk pembangunan yang baik,” ujarnya.