Warga Tiga Desa di Rinhat Minta Ketua DPRD Malaka ABS Perjuangkan Jalan dan Jembatan Tafuli

Reporter: Novri Laka 
| Editor: Redaksi

Masyarakat juga menyampaikan persoalan kelistrikan. Sebagian besar wilayah telah teraliri listrik, tetapi masih terdapat warga yang belum mendapatkan sambungan karena belum memiliki meteran.

Di Desa Wekeke, pihak sekolah menyampaikan kebutuhan rumah dinas guru dan fasilitas toilet. Masyarakat juga mengusulkan pembangunan sekolah, bantuan olahraga, peningkatan pelayanan kesehatan, serta pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis yang dinilai belum menjangkau wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, di Desa Boen masyarakat menyampaikan aspirasi melalui Pj. Desa Boen dan Tokoh Masyarakat Agustinus Taneo, Tokoh Pemuda Markus Bani, Yohana Tafuli, dan Alexander Tafuli.

Di Desa Tafuli, kepala desa menyampaikan dua kebutuhan utama, yakni pembangunan jembatan dan peningkatan infrastruktur jalan melalui pembangunan jalan aspal.

Masyarakat menilai pembangunan Jembatan Tafuli penting untuk memperlancar akses yang menghubungkan tiga desa. Jembatan tersebut juga diharapkan membuka konektivitas menuju Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Ketua DPRD Malaka Adrianus Bria Seran menampung seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat. Aspirasi tersebut selanjutnya akan dibawa dalam pembahasan dan sidang-sidang DPRD Kabupaten Malaka.

Reses itu menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung persoalan akses jalan, jembatan, pendidikan, listrik, jaringan komunikasi, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya yang mereka hadapi.(*)