Kepala SPPG Webriamata Buka Fakta Dugaan Keracunan MBG di SDK Weoe I, Hasil Pemeriksaan Sebut Siswa Alami Gangguan Lambung

Reporter: Novry Laka 
| Editor: Redaksi

Adisentus menegaskan, hasil pemeriksaan tenaga kesehatan di Puskesmas Weoe menunjukkan bahwa siswa tersebut mengalami gangguan lambung.

Ia menambahkan, keterangan yang disampaikan orang tua siswa juga sejalan dengan hasil pemeriksaan petugas kesehatan. Orang tua menjelaskan bahwa anak mereka telah memiliki riwayat gangguan lambung sejak duduk di bangku kelas II hingga kelas IV SD.

“Orang tua menyampaikan kepada kami bahwa anaknya tidak boleh mengonsumsi makanan berminyak dan lebih dianjurkan makan makanan yang direbus karena memiliki riwayat gangguan lambung,” ujarnya dirilis suaratribundotcom, Jumat malam 7 Agustus 2026.

Menurut Adisentus, klarifikasi ini disampaikan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai peristiwa tersebut. Ia menegaskan, pihak SPPG Webriamata langsung melakukan penelusuran ke fasilitas kesehatan setelah menerima informasi yang beredar di media.

Peristiwa yang terjadi pada 5 Agustus 2026 itu sebelumnya ramai diperbincangkan setelah muncul dugaan seorang siswa mengalami gangguan kesehatan usai menyantap makanan Program Makan Bergizi Gratis di SDK Weoe I. Pihak SPPG Webriamata menyatakan kronologi yang mereka peroleh dari siswa, orang tua, wali kelas, serta hasil pemeriksaan di Puskesmas Weoe menunjukkan bahwa siswa tersebut mengalami gangguan lambung dan memiliki riwayat penyakit yang sama.

*Sehingga untuk anak tersebut sudah dipulangkan ke rumah orang tua dan kondisi saat ini dinyatakan membaik,” tandasnya. (*)