Ia menambahkan, dukungan oksigen cair membuat mesin penghasil oksigen yang kini menjadi aset rumah sakit dapat dimanfaatkan secara lebih terarah untuk kebutuhan cadangan dan mobilitas pasien, termasuk ketika harus dirujuk ke fasilitas kesehatan lain.
“Kalau sekarang, kami sangat bisa melayani permintaan dari puskesmas yang membutuhkan oksigen. Pasien yang ada di rumah sakit ini menggunakan oksigen liquid, sedangkan mesin oksigen yang lama kami gunakan untuk mengisi tabung cadangan, kebutuhan transportasi atau rujukan pasien, dan apabila ada puskesmas yang membutuhkan pengisian oksigen, kami siap melayani,” pungkasnya.(*)
