SUARATRIBUN.COM, BETUN – Kabar baik bagi masyarakat yang membutuhkan layanan hemodialisis atau cuci darah. Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun memastikan layanan cuci darah segera hadir dan ditargetkan mulai beroperasi paling lambat Januari 2027.
Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, MM, FisQua, mengatakan persiapan layanan hemodialisis saat ini terus dikebut. Gedung yang akan digunakan untuk pelayanan cuci darah sedang dalam tahap akhir renovasi dan pada Kamis, 8 Oktober 2026, telah memasuki tahap finishing.
“Mudah-mudahan bulan ini selesai, maka bulan depan kita urus perizinannya. Paling terlambat Januari 2027 sudah mulai beroperasi,” ujar dr. Oktelin, Kamis (8/10/2026).
Menurutnya, proses perizinan memang membutuhkan waktu, namun pihak rumah sakit optimistis proses tersebut dapat diselesaikan sehingga pelayanan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Ia menegaskan, dari sisi sumber daya manusia (SDM), RSUPP Betun telah melakukan berbagai persiapan. Tenaga kesehatan yang akan memberikan pelayanan hemodialisis telah mengikuti pelatihan terkait HD.
“SDM semua sudah selesai diikutkan pelatihan terkait HD,” jelasnya.
Dengan demikian, setelah gedung selesai dan seluruh proses perizinan rampung, RSUPP Betun tinggal menunggu kesiapan peralatan untuk memulai pelayanan.
Tak hanya SDM yang telah dipersiapkan, sarana utama berupa mesin cuci darah juga telah disiapkan. Sebanyak 10 unit mesin hemodialisis akan didatangkan untuk mendukung operasional layanan tersebut.