Sementara itu, Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua, menjelaskan bahwa capaian pendapatan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran rumah sakit.
“Dari target pendapatan awal kita Rp30 miliar, per hari ini sudah mencapai Rp31 miliar lebih. Kita targetkan sebelum akhir tahun 2026 ini akan mencapai Rp45 miliar,” ujar Oktelin.
Menurutnya, peningkatan pendapatan tersebut tidak lepas dari komitmen seluruh tenaga kesehatan dan staf RSUPP Betun dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Malaka.
“Kita bekerja secara tulus untuk melayani masyarakat Malaka dengan sungguh-sungguh,” ucapnya.
Ia juga menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Henri Melki Simu.
“Apalagi program kesehatan adalah program prioritas dari Bapak Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Henri Melki Simu sehingga benar-benar kita fokus. Semoga kita diberikan kemudahan dalam bekerja agar apa yang menjadi kekurangan dari rumah sakit ini bisa terjawab di tahun-tahun mendatang,” tutup Oktelin.(*)
