BETUN, SuaraTribun.com – Penantian panjang masyarakat Kabupaten Malaka akhirnya berakhir. Setelah 23 tahun berdiri tanpa layanan spesialis mata, Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun (RSUPP) Betun kini resmi membuka pelayanan pemeriksaan kesehatan mata.
Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, tak menyembunyikan rasa harunya. Ia menyebut hadirnya dokter ahli mata sebagai mimpi lama yang kini benar-benar menjadi kenyataan.
“Sejak 2003 rumah sakit ini berdiri, masyarakat belum pernah menikmati layanan dokter mata di sini. Hari ini, doa itu dijawab,” ucapnya kepada wartawan, Jumat (20/2/2026).
Selama lebih dari dua dekade, kata Oktelin, warga Malaka yang mengalami gangguan penglihatan tidak bisa dilayani di RSUPP Betun ini. Kini, mereka bisa mendapatkan pemeriksaan langsung di Betun tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Untuk tahap awal, pelayanan dibuka setiap Jumat dan Sabtu, pukul 08.00–16.30 WITA. Layanan ini gratis bagi masyarakat yang memiliki e-KTP, dengan membawa rujukan manual dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
“Meski peralatan dan obat-obatan masih dalam proses pelengkapan, dokter spesialis mata sudah mulai melakukan pemeriksaan dan pengobatan sesuai kebutuhan pasien,” jelasnya.
Manajemen RSUPP Betun berkomitmen terus meningkatkan sarana agar pelayanan semakin optimal. “Kami ingin masyarakat Malaka merasakan pelayanan kesehatan yang bermutu di daerahnya sendiri,” tegas Oktelin.
Oktelin menambahkan, kehadiran layanan ini bukan sekadar penambahan fasilitas, tetapi simbol kemajuan layanan kesehatan di wilayah perbatasan. Sebuah mimpi panjang yang akhirnya terwujud.(*)
