Di hadapan jajaran UNTAR, pada Jumat 26 November 2026, Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin, menjelaskan bahwa penguatan SDM merupakan kebutuhan mendesak bagi rumah sakit yang berada di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste.
Baginya, pelayanan kesehatan berkualitas harus dapat dirasakan seluruh masyarakat Indonesia, termasuk warga yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan dan pendidikan seperti Kabupaten Malaka.
“Indonesia itu tidak hanya di Jakarta, tetapi termasuk kami di Malaka yang berada di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste. Bagaimana caranya agar akses pelayanan kesehatan bisa merata, bukan saja hanya di Jakarta,” ungkap Oktelin.
Ia menegaskan, pemerataan akses kesehatan harus berjalan seiring dengan kesiapan tenaga yang mengelola fasilitas pelayanan tersebut.
Sebab, fasilitas kesehatan yang semakin lengkap tidak akan memberikan hasil maksimal apabila tidak didukung SDM yang memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan manajerial yang baik.
“Tidak mungkin akses diperkuat, tetapi SDM yang menggunakan dan mengelola akses ini kurang mampu mengelolanya dengan baik. Karena itu, SDM harus diperkuat,” tegasnya.
18 Tahun Berkecimpung di Dunia Rumah Sakit
Oktelin bukan orang baru dalam dunia perumahsakitan. Ia mengaku telah berkecimpung selama kurang lebih 18 tahun di bidang rumah sakit dan pernah menjalankan tugas sebagai direktur pada periode 2018 hingga 2021, sebelum kembali aktif pada tahun 2025.
Pengalaman tersebut membuatnya memahami bahwa tantangan mengelola rumah sakit tidak hanya berkaitan dengan tindakan medis, dokter, perawat, maupun fasilitas kesehatan.
