SUARATRIBUN.COM, BETUN – Bupati Malaka Stefanus Bria Seran resmi membuka Simposium dan Workshop Kesehatan bertajuk “Empowering The Modern Preventive of Disease From The Border” yang digelar oleh Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu, 8–9 Mei 2026, di Glori Hall, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa SBS menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUPP Betun, serta seluruh tenaga kesehatan yang telah menggagas kegiatan tersebut.
“Kepada Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit beserta seluruh jajaran yang telah memprakarsai kegiatan ini, saya memberikan pujian dan memohon berkat perlindungan serta anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa. Dengan ini kegiatan saya buka secara resmi,” ujar SBS.
Sebagai tanda dimulainya kegiatan, Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu dipercaya memukul gong pembukaan simposium dan workshop kesehatan tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Malaka, staf ahli bupati, tim pendamping pembangunan, para pimpinan perangkat daerah, pimpinan perbankan, kepala puskesmas, hingga tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Malaka.
Simposium dan workshop tersebut menjadi wadah penguatan kapasitas tenaga kesehatan dalam menghadapi tantangan penyakit modern, khususnya di wilayah perbatasan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kolaborasi lintas profesi kesehatan dalam meningkatkan pelayanan preventif dan promotif kepada masyarakat.
