RSUPP Betun Targetkan Layanan Cuci Darah Beroperasi Juli–Agustus 2026, Akhiri Rujukan Pasien ke Luar Daerah

Reporter: Novry Laka 
| Editor: Redaksi
Gambar diambil pada saat penandatanganan kerja sama dengan perusahaan alat kesehatan PT Tri Tunggal Alkesindo ini di RSUPP Betun, Desa Kamanasa, Kabupaten Malaka, pada Selasa (7/4/26) lalu. (FOTO: NL)

“Seluruh tenaga medis ditargetkan sudah siap bertugas pada Juni 2026, sehingga layanan bisa segera dibuka sesuai target,” tambahnya.

Setelah kesiapan alat dan SDM terpenuhi, RSUPP Betun akan melanjutkan proses pengurusan izin operasional serta menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Bacaan Lainnya

Menurut Oktelin, kehadiran layanan hemodialisa sangat mendesak mengingat sekitar 10 persen pasien penyakit dalam membutuhkan tindakan cuci darah. Selama ini, pasien harus dirujuk ke Atambua atau Kupang, bahkan sebagian telah memiliki jadwal rutin secara mandiri di luar daerah.

“Dengan adanya layanan ini, kami berharap pasien tidak perlu lagi dirujuk jauh dan bisa mendapatkan pelayanan secara berkelanjutan di daerah sendiri,” ujarnya. (*)