SUARATRIBUN.COM, BETUN – Gerimis turun perlahan membasahi jalan saat rombongan dari Kupang menuju Malaka melintas di Desa Lamea, Kecamatan Wewiku, Kamis, 23 April 2026. Di tengah perjalanan yang tampak biasa itu, sebuah pemandangan sederhana justru menyimpan makna besar.
Di pinggir jalan, sekelompok orang tua terlihat mendampingi anak-anak yang membawa tas olahraga dan sepatu bola. Mereka bersiap menuju sebuah turnamen. Pemandangan itu membuat mobil Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, melambat, lalu berhenti sejenak.
Bupati turun dan menyapa mereka. Ia bertanya ke mana tujuan mereka. Para orang tua menjawab, mereka hendak menuju Lapangan Haitimuk untuk mengikuti turnamen sepak bola.
Senyum pun terlukis di wajah orang nomor satu di Malaka itu. Baginya, apa yang ia lihat bukan sekadar aktivitas biasa, melainkan tanda tumbuhnya harapan baru bagi sepak bola daerah.
“Saya bangga melihat orang tua ikut terlibat. Ini bukan hanya soal anak-anak bermain bola, tapi ada kesadaran bersama untuk mendukung mereka,” ujar Bupati yang akrab disapa SBS ini.
Anak-anak tersebut diketahui akan mengikuti Piala Bupati Malaka Seri II, yang berlangsung di Lapangan Haitimuk. Turnamen ini diikuti berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Malaka.
Menurut Bupati, perkembangan sepak bola usia dini di Malaka yaitu mulai dari kategori U-12, U-14 hingga U-16 dan mulai menunjukkan kemajuan, meski pembinaannya belum berjalan lama.
“Dulu kita susah cari pemain. Sekarang, dengan adanya SSB, banyak bakat mulai muncul,” katanya. Ia juga melihat perubahan dalam cara bermain anak-anak. Mereka mulai memahami teknik dasar seperti mengontrol bola dan melakukan umpan dengan lebih baik.