Dodi menegaskan seluruh personel tersebut telah menunjukkan profesionalisme dan loyalitas yang tinggi sepanjang turnamen.
“Mereka mungkin tidak banyak mendapat sorotan karena bekerja di balik layar, tetapi kontribusi mereka sangat besar. Mereka datang paling awal saat latihan, memastikan semua kebutuhan tim siap, mendampingi pemain sepanjang pertandingan, bahkan tetap bekerja setelah laga selesai. Semangat seperti inilah yang membangun budaya profesional di PS Malaka,” katanya.
Apresiasi serupa juga diberikan kepada seluruh jajaran pendukung PS Malaka U-13 yang turut mengantarkan tim tersebut meraih gelar juara.
Menurut Dodi, keberhasilan PS Malaka U-13 lahir dari kerja sama yang solid antara pelatih kepala, asisten pelatih, administrator tim, petugas perlengkapan, tim medis, dan seluruh ofisial yang bekerja tanpa mengenal waktu sejak masa persiapan hingga kompetisi berakhir.
Ia secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Kaka Agoes, Lius Kehi, Texas, dan Nino selaku asisten pelatih PS Malaka U-13 yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam mendampingi proses latihan, memberikan evaluasi teknis kepada para pemain, serta membantu pelatih kepala menyusun strategi di setiap pertandingan.
Selain itu, Sergy selaku administrator tim bersama petugas perlengkapan, tim medis, dan seluruh ofisial PS Malaka U-13 juga dinilai telah menjalankan tugas masing-masing dengan penuh dedikasi sehingga seluruh kebutuhan tim dapat terpenuhi dengan baik selama mengikuti turnamen di Kota Kupang.
“Apresiasi yang sama saya berikan kepada Kaka Agoes, Lius Kehi, Texas, Nino, administrator tim, petugas perlengkapan, tim medis, dan seluruh ofisial PS Malaka U-13. Mereka bekerja dengan penuh dedikasi, disiplin, dan semangat kebersamaan. Kontribusi mereka memang tidak selalu terlihat di lapangan, tetapi sangat menentukan keberhasilan tim hingga mampu mengangkat trofi juara,” ujarnya.
