“Air mata ini bukan hanya karena kami menang. Ini adalah rasa syukur atas semua perjuangan yang sudah kami lalui bersama. Anak-anak menunjukkan karakter luar biasa, tidak menyerah sampai pertandingan benar-benar selesai. Saya bangga kepada mereka,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Baginya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses panjang yang dijalani seluruh elemen tim, mulai dari pemain, pelatih, ofisial, manajemen, hingga dukungan penuh masyarakat Malaka.
“Ini bukan hasil kerja satu orang. Ini hasil kerja seluruh tim, dukungan Pemerintah Kabupaten Malaka, PSSI Kabupaten Malaka, para orang tua pemain, dan seluruh masyarakat Malaka yang selalu memberikan doa serta semangat kepada kami,” tambahnya.
Keberhasilan PS Malaka U-15 melaju ke semifinal sekaligus melengkapi pencapaian luar biasa kontingen PS Malaka setelah tim U-13 juga lebih dahulu memastikan tiket ke empat besar.
Dengan demikian, dua wakil Kabupaten Malaka berhasil menembus semifinal Piala Gubernur NTT Soeratin 2026. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Malaka terus menunjukkan perkembangan yang positif dan mampu bersaing di tingkat provinsi.
Perjalanan PS Malaka memang belum berakhir. Tantangan berikutnya adalah menghadapi babak semifinal demi mewujudkan impian tampil di partai final. Namun kemenangan dramatis atas Persewa Waingapu menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, kekompakan, dan keyakinan mampu mengubah keadaan hingga menghadirkan sejarah baru bagi sepak bola Kabupaten Malaka.
