ABS mengatakan, PSSI Malaka tidak pernah mengandalkan hasil instan. Sebaliknya, organisasi memilih membangun fondasi sepak bola melalui pembinaan usia dini, peningkatan kualitas pelatih, penyelenggaraan kompetisi yang berkesinambungan, serta memberikan jam terbang kepada para pemain muda melalui berbagai turnamen.
Menurutnya, kemenangan atas PSN Ngada membuktikan bahwa kerja keras para pemain, pelatih, pengurus, serta dukungan penuh masyarakat Malaka selama ini tidak sia-sia. Hasil tersebut menjadi indikator bahwa kualitas sepak bola Malaka terus mengalami perkembangan dan kini mampu bersaing dengan daerah-daerah yang selama ini dikenal sebagai kekuatan sepak bola di NTT.
“Kemenangan ini adalah hasil dari proses panjang. Kami ingin menunjukkan bahwa dengan pembinaan yang baik, pemain-pemain muda Malaka mampu bersaing dan mengalahkan tim-tim terbaik di NTT. Ini menjadi motivasi bagi seluruh pemain untuk terus berkembang,” katanya.
Meski demikian, ABS mengingatkan seluruh pemain agar tidak larut dalam euforia kemenangan. Ia meminta skuad PS Malaka U-17 tetap menjaga fokus karena perjalanan di babak penyisihan Grup D masih panjang dan tantangan berikutnya dipastikan tidak lebih mudah.
“Kita bersyukur atas kemenangan ini, tetapi perjuangan belum selesai. Saya berharap seluruh pemain tetap rendah hati, disiplin, dan bekerja keras karena target kita adalah terus melangkah hingga babak berikutnya,” tegasnya.
ABS juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelatih, ofisial, orang tua pemain, pemerintah daerah, serta masyarakat Kabupaten Malaka yang terus memberikan dukungan terhadap perkembangan sepak bola usia muda.