Dengan melihat kembali pertandingan yang sudah dimainkan, para pemain diharapkan semakin memahami kesalahan-kesalahan kecil yang tidak boleh lagi terjadi ketika menghadapi laga final.
Ade menegaskan bahwa seluruh pemain telah menunjukkan perkembangan yang sangat baik selama turnamen berlangsung. Semangat juang, disiplin, kerja sama tim, dan mental bertanding menjadi modal penting yang harus terus dipertahankan.
“Kalian sudah bekerja keras hingga bisa mencapai final. Itu bukan sesuatu yang mudah. Sekarang tinggal satu langkah lagi. Bermainlah dengan penuh percaya diri, tetap disiplin menjalankan instruksi pelatih, saling membantu di lapangan, dan jangan kehilangan fokus sampai peluit panjang dibunyikan,” katanya memberi semangat.
Ia juga mengingatkan agar para pemain tidak terbebani dengan status pertandingan final. Menurutnya, mereka harus menikmati permainan sambil tetap menjaga konsentrasi serta mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik demi mengharumkan nama Kabupaten Malaka.
Ade optimistis kedua tim memiliki peluang besar untuk meraih hasil maksimal apabila mampu bermain sesuai karakter permainan yang selama ini telah dibangun oleh tim pelatih.
Pada partai final kategori U-13, PS Malaka akan menghadapi BMU Alor Pantar. Sementara pada kategori U-15, PS Malaka akan berhadapan dengan Kristal FC dalam laga yang diprediksi berlangsung ketat.
Ia berharap seluruh pemain menjadikan pertandingan final sebagai momentum untuk menunjukkan kualitas sepak bola usia muda Kabupaten Malaka sekaligus membuktikan bahwa perjuangan selama menjalani latihan dan kompetisi tidak sia-sia.
