Program yang dijalankan nantinya mencakup peningkatan kualitas pelatih, pengembangan metode latihan modern, pembinaan pemain muda secara berjenjang, hingga membuka peluang bagi talenta asal Malaka untuk mendapat akses pembinaan sepak bola yang lebih kompetitif.
Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran menyambut baik keberlanjutan kerja sama tersebut. Menurutnya, pengembangan sepak bola usia dini harus menjadi investasi jangka panjang bagi daerah untuk melahirkan pemain-pemain berkualitas dari Kabupaten Malaka.
“Kami tidak ingin sepak bola Malaka berkembang secara instan. Yang dibangun hari ini adalah fondasi. Anak-anak Malaka harus mendapat pembinaan yang baik sejak usia dini, disiplin latihan, pendidikan karakter, dan kesempatan berkembang secara profesional. Kerja sama dengan Persija Development ini menjadi langkah besar agar bakat-bakat muda Malaka bisa memiliki masa depan yang lebih baik di dunia sepak bola,” ujar Stefanus Bria Seran.
Ia berharap keberlanjutan kerja sama tersebut dapat menjadi momentum kebangkitan sepak bola Malaka sekaligus membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk berprestasi melalui olahraga.
“Kalau pembinaan dilakukan serius dan berjenjang, saya yakin suatu saat anak-anak Malaka bisa bersaing di level nasional, bahkan tidak tertutup kemungkinan tampil di level internasional,” tambahnya.(*)
