ABS menegaskan, kemenangan tersebut bukanlah hasil yang diraih secara instan. Keberhasilan itu merupakan buah dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan melalui latihan intensif, disiplin, dan kerja keras para pemain bersama tim pelatih selama menjalani persiapan di Kabupaten Malaka.
“Kemenangan ini tidak datang begitu saja. Semua diraih melalui latihan yang intensif, disiplin, dan kerja keras para pemain serta seluruh tim pelatih selama menjalani persiapan di Malaka,” tegasnya.
Secara khusus, ABS memberikan apresiasi kepada Direktur Olahraga PS Malaka, dr. Dionisius Christian Bria Seran, Sp.OG. Menurutnya, sosok tersebut memiliki peran sentral dalam membangun fondasi tim hingga akhirnya mampu mewujudkan mimpi yang selama ini belum pernah tercapai.
“Semua itu berada di bawah kendali Direktur Olahraga PS Malaka, dr. Dionisius Christian Bria Seran, Sp.OG. Beliau berhasil mewujudkan mimpi saya sebagai Ketua PSSI Malaka untuk mengalahkan PSN Ngada,” ungkap ABS.
ABS menilai kemenangan tersebut semakin istimewa karena diraih atas tim yang memiliki tradisi kuat di ajang Soeratin. PSN Ngada merupakan salah satu kekuatan sepak bola usia muda di Nusa Tenggara Timur yang pernah meraih dua gelar juara Piala Gubernur NTT Soeratin U-17 secara berturut-turut pada tahun 2022 dan 2023.
“Selama saya menjadi Ketua PSSI Malaka sejak tahun 2014, tidak pernah ada cerita kita menang melawan PSN Ngada. Mereka adalah salah satu tim terkuat di NTT dengan segudang prestasi, termasuk pernah dua kali menjuarai Piala Gubernur NTT Soeratin U-17 pada 2022 dan 2023. Karena itu, kemenangan ini memiliki makna yang sangat besar bagi sepak bola Malaka,” tuturnya.