BETUN, Suara Tribun.com – Harapan pendidikan bagi anak-anak di Dusun Nekto, Desa Railun, Kecamatan Malaka Timur, mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Malaka menghadirkan solusi nyata untuk mengatasi keterbatasan Kelas Jauh SDI Ninma Kusa yang selama ini beroperasi dalam kondisi memprihatinkan.
Sekolah sederhana itu menampung 16 siswa gabungan kelas 1 hingga kelas 4. Sejak berdiri pada 2022, kegiatan belajar mengajar berlangsung di bangunan berdinding seadanya, ruang terbatas, dan fasilitas minim.
Meski secara regulasi belum memenuhi syarat sebagai sekolah mandiri, bagi warga Nekto, tempat itu adalah satu-satunya akses pendidikan dasar bagi anak-anak mereka.
Kondisi tersebut ditinjau langsung Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), Jumat (06/02/2026) sore.
Ia hadir bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malaka, Camat Malaka Timur, Kepala Desa Railun, orang tua siswa, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam kunjungan itu, HMS melihat langsung ruang belajar yang jauh dari layak serta mendengar keluhan orang tua tentang sulitnya akses pendidikan. Perhatian khusus juga tertuju pada Maria Goreti Ulu, guru tunggal yang mengajar seluruh siswa seorang diri sejak sekolah itu berdiri.
“Beliau mengajar dengan hati. Upahnya hanya sekitar Rp200 ribu per bulan dan itu pun tidak lancar. Ini pengabdian yang luar biasa,” ujar HMS.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak boleh menutup mata terhadap kondisi tersebut. Menurutnya, meski belum memenuhi syarat administratif, hak pendidikan anak-anak tetap harus dipenuhi.
