Menurutnya, masyarakat yang tinggal di sekitar sungai selama ini selalu dihantui rasa khawatir ketika curah hujan meningkat karena potensi banjir dan longsor yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Dengan adanya pembangunan bronjong kawat tersebut, kata Adi Bere, masyarakat kini bisa merasa lebih aman dan tenang karena pemerintah telah mengambil langkah konkret untuk mengurangi risiko bencana di wilayah tersebut.
Lebih lanjut ia menilai, kepemimpinan SBS dan HMS telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam membangun wilayah-wilayah yang selama ini tergolong terpencil dan kurang tersentuh pembangunan.
“Kita melihat kinerja kepemimpinan SBS dan HMS sangat konkret. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun wilayah yang sebelumnya terisolir dan membutuhkan perhatian serius,” ujarnya.
Adi Bere juga menyoroti komitmen pemerintah daerah yang tidak hanya berhenti pada pembangunan awal sepanjang 500 meter bronjong kawat, tetapi kembali melanjutkan pembangunan tambahan sepanjang 700 meter pada tahun berikutnya.
Menurutnya, kelanjutan pembangunan tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah daerah benar-benar serius dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta menepati janji yang pernah disampaikan kepada warga.
“Setelah dibangun sekitar 500 meter bronjong kawat, sekarang kembali dilanjutkan lagi sepanjang 700 meter. Ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah untuk terus membangun dan melindungi masyarakat,” jelasnya.
Politisi Partai Demokrat itu berharap pembangunan tersebut dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat Desa Oekmurak dan wilayah sekitarnya, terutama dalam mengurangi risiko bencana yang selama ini menjadi kekhawatiran warga.
