<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jatim Arsip - SuaraTribun.Com</title>
	<atom:link href="https://suaratribun.com/tag/jatim/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suaratribun.com/tag/jatim/</link>
	<description>Kabar Terpercaya, Fakta Berbicara</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Mar 2026 13:35:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://suaratribun.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-512-1-32x32.png</url>
	<title>Jatim Arsip - SuaraTribun.Com</title>
	<link>https://suaratribun.com/tag/jatim/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Advokat Jatim Bung Taufik Curigai OTT Wartawan Disetting, Serukan Aliansi Peduli Jurnalis</title>
		<link>https://suaratribun.com/hukum-kriminal/advokat-jatim-bung-taufik-curigai-ott-wartawan-disetting-serukan-aliansi-peduli-jurnalis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SuaraTribun.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 13:35:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Advokat Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Bung Taufik]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tumapel]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Dlanggu]]></category>
		<category><![CDATA[Lawan kekerasan terhadap profesi jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[OTT Settingan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaratribun.com/?p=1069</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUARATRIBUN.COM, SURABAYA– Advokat Jawa Timur, Bung Taufik, menyampaikan keprihatinan dan penyesalannya atas peristiwa dugaan operasi&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/hukum-kriminal/advokat-jatim-bung-taufik-curigai-ott-wartawan-disetting-serukan-aliansi-peduli-jurnalis/">Advokat Jatim Bung Taufik Curigai OTT Wartawan Disetting, Serukan Aliansi Peduli Jurnalis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>SUARATRIBUN.COM, SURABAYA–</strong> Advokat Jawa Timur, Bung Taufik, menyampaikan keprihatinan dan penyesalannya atas peristiwa dugaan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang wartawan di wilayah Mojokerto.</p>
<p>Kepada SuaraTribun.com, Senin malam (16/3/2026), Bung Taufik mengatakan peristiwa tersebut berkaitan dengan laporan dugaan pemerasan terhadap seorang pengacara yang kemudian berujung pada penangkapan oleh aparat Polres Mojokerto.</p>
<p>Menurutnya, kejadian itu menimbulkan banyak pertanyaan di tengah masyarakat, terutama karena muncul dugaan bahwa proses OTT tersebut merupakan bagian dari skenario atau “settingan” yang pada akhirnya justru mendiskreditkan profesi jurnalis.</p>
<p>Ia menilai cara-cara seperti itu sangat tidak elok dan berpotensi merusak citra serta kehormatan profesi wartawan.</p>
<p>“Peristiwa ini sudah menjadi rahasia umum di kalangan masyarakat. Kami sangat menyesalkan apabila benar ada upaya-upaya yang terkesan disetting untuk menjebak wartawan. Hal ini tidak hanya merugikan individu, tetapi juga mencederai marwah profesi jurnalis,” ujar Bung Taufik.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran penting dalam kehidupan demokrasi sebagai penyampai informasi kepada masyarakat.</p>
<p>Karena itu, apabila profesi ini didiskreditkan dengan cara-cara yang tidak proporsional, maka hal tersebut dapat berdampak luas terhadap kebebasan pers dan akses masyarakat terhadap informasi.</p>
<p>Bung Taufik juga mengingatkan bahwa dalam perkara yang disebut sebagai pemerasan, unsur-unsur hukumnya harus dipahami secara jelas. Menurutnya, pemerasan harus mengandung unsur ancaman atau tekanan tertentu.</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/hukum-kriminal/advokat-jatim-bung-taufik-curigai-ott-wartawan-disetting-serukan-aliansi-peduli-jurnalis/">Advokat Jatim Bung Taufik Curigai OTT Wartawan Disetting, Serukan Aliansi Peduli Jurnalis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga di Jatim Ketahuan Curi Ayam Demi Nafkahi Keluarga, Kini Mendekam di Rutan, Pengacara Bung Taufik Siap Membela</title>
		<link>https://suaratribun.com/hukum-kriminal/warga-di-jatim-ketahuan-curi-ayam-demi-nafkahi-keluarga-kini-mendekam-di-rutan-pengacara-bung-taufik-siap-membela/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SuaraTribun.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2025 06:36:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Curi Ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[Mendekam]]></category>
		<category><![CDATA[Rutan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaratribun.com/?p=425</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bangkalan, SuaraTribun.com &#8211; Seorang warga bernama Wesid ketahuan mencuri ayam milik warga lainnya demi menafkahi&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/hukum-kriminal/warga-di-jatim-ketahuan-curi-ayam-demi-nafkahi-keluarga-kini-mendekam-di-rutan-pengacara-bung-taufik-siap-membela/">Warga di Jatim Ketahuan Curi Ayam Demi Nafkahi Keluarga, Kini Mendekam di Rutan, Pengacara Bung Taufik Siap Membela</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Bangkalan, SuaraTribun.com</strong> &#8211; Seorang warga bernama Wesid ketahuan mencuri ayam milik warga lainnya demi menafkahi keluarganya. Kini ia harus mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur (Jatim).</p>
<p dir="ltr">Yang melatarbelakangi Wesid nekat mencuri ayam yakni kondisi ekonomi keluarga tersebut dibilang cukup memprihatinkan. Kasus pencurian ayam ini  terjadi di Desa Blega, Bangkalan sejak 2 bulan lalu.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Sehingga membuat Wesid harus mendekam di Rutan Bangkalan. Sementara Wesid pun menunggu persidangan di Pengadilan Negeri Bangkalan yang dijadwalkan pada Senin mendatang ini,&#8221; kata Pengacara Bung Taufik yang siap membela Wesid, Sabtu (8/3/2025).</p>
<p dir="ltr">Menurut Bung Taufik, kasus yang menimpa Wesid ini akan dibela sampai selesai motif pembelaan semata untuk menegakan keadilan bagi Wesid.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Semua warga negara memiliki hak yang sama untuk dibela baik pelaku maupun korban. Tapi kasus Wesid memang unik dan perlu dibela walaupun dia dalam posisi sebagai seorang tersangka pencurian ayam,&#8221; ucap Bung Taufik.</p>
<p dir="ltr">Dosen Fakultas Hukum Unitomo Surabaya ini menambahkan, dalam kasus Wesid seharusnya negara hadir untuk melindunginya bukan berbalik menghukumnya tanpa mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonominya.</p>
<p dir="ltr">“Andaikan Wesid mempunya pekerjaan yang layak tentunya ia 100 persen tidak akan melakukan tindakan yang malah merugikannya seperti ini,&#8221; sebut Bung Taufik.</p>
<p dir="ltr">Terhadap kasus ini, Bung Taufik selaku pengacara/kuasa hukum dari Wesid meminta Pemerintah Bangkalan agar sama-sama mencari solusi supaya kasus tersebut terselesaikan dengan baik tanpa merugikan pihak manapun.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Saya meminta lebih khusus kepada Bupati Bangkalan supaya bisa memberikan bantuan kepada keluarga Wesid sebab untuk saat ini ia masih mendekam dalam Rutan sehingga siapa yang akan menafkahi anak dan isterinya,&#8221; papar Bung Taufik.</p>
<p dir="ltr">Lebih lanjut, Bung Taufik, juga meminta Ketua Pengadilan Negeri Bangkalan dan Kepala Kejaksaan Negeri Bangkalan untuk mempertimbangkan aspek kemanusiaan dalam kasus ini.</p>
<p dir="ltr">“Saya akan mengawal kasus ini sampai Wesid mendapatkan keadilan yang sesungguhnya. Tidak boleh ada ketimpangan hukum di negeri ini dan terlebih bagi rakyat kecil yang sebenarnya adalah korban dari kondisi ekonomi yang sulit,” tegas Bung Taufik.</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/hukum-kriminal/warga-di-jatim-ketahuan-curi-ayam-demi-nafkahi-keluarga-kini-mendekam-di-rutan-pengacara-bung-taufik-siap-membela/">Warga di Jatim Ketahuan Curi Ayam Demi Nafkahi Keluarga, Kini Mendekam di Rutan, Pengacara Bung Taufik Siap Membela</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
