SUARATRIBUN.COM, BETUN – Perjuangan PS Malaka U-17 di Piala Gubernur NTT Soeratin U-17 2026 akhirnya terhenti di babak 8 besar setelah kalah dalam drama adu penalti dari Biru Muda Perkasa (BMP) Flores Timur di Stadion Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, Senin (10/8/2026).
Meski gagal melaju ke babak berikutnya, Ketua PSSI Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran atau ABS, meminta para pemain tidak patah semangat. Ia menilai perjuangan anak-anak PS Malaka U-17 sudah luar biasa saat menghadapi salah satu tim kuat dari Flores tersebut.
ABS meminta para pemain menjadikan kekalahan tersebut sebagai pengalaman dan motivasi untuk terus berlatih serta mempersiapkan diri agar tampil lebih kuat pada tahun 2027 mendatang.
“Anak-anak tetap semangat. Jangan patah semangat. Jadikan pertandingan ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan kita akan kembali lebih kuat di tahun 2027,” ujar ABS.
Dalam pertandingan tersebut, PS Malaka U-17 dan BMP Flotim bermain ketat sejak awal laga. Kedua tim saling berusaha menciptakan peluang, namun hingga waktu normal berakhir tidak ada gol yang tercipta.
Pertandingan pun harus ditentukan melalui drama adu penalti.
Menurut ABS, kegagalan dalam adu penalti bukan berarti anak-anak PS Malaka bermain buruk. Ia justru memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain yang telah tampil maksimal sepanjang pertandingan.
“Anak-anak sudah bermain bagus dan luar biasa. Kalah dalam drama adu penalti bukan berarti anak-anak bermain buruk, tetapi memang belum beruntung saja,” katanya.