SUARATRIBUN.COM, BETUN – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, bersama rombongan tiba di Desa Bone Tasea Kecamatan Weliman dengan suasana unik yang ditandai dua kali ayam berkokok kokok, sebagai pertanda penyambutan secara adat, Selasa sore (17/3/26).
Kedatangan Bupati yang akrab disapa SBS itu disambut Penjabat Kepala Desa Bone Tasea bersama masyarakat setempat dengan penuh kehangatan.
Setelah prosesi penyambutan, SBS dan rombongan diarahkan masuk untuk duduk bersama warga sambil menikmati hidangan lokal yang telah disiapkan.
Masyarakat terlihat menyajikan jagung dan pisang sebagai bentuk penghormatan kepada tamu. Hidangan tersebut merupakan hasil pertanian warga yang diolah dari lahan menggunakan bantuan traktor pemerintah.
Sebelum menikmati hidangan, Bupati SBS membuka dialog langsung dengan masyarakat untuk mendengar aspirasi mereka.
Salah satu tokoh adat setempat menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah.
“Jagung dan pisang yang disediakan ini hasil dari olahan lahan pakai traktor pemerintah secara gratis,” ujarnya.
SBS tampak tersenyum mendengar ungkapan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa kunjungannya bersama rombongan ini bukan sekadar seremonial, melainkan untuk memastikan progres pembangunan jalan lapen sepanjang 5 kilometer di desa itu.
Menurut SBS, pembangunan infrastruktur desa menjadi prioritas utama pemerintahannya bersama Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu (HMS).
“Ini bukti komitmen kepemimpinan saya dan Wakil Bupati HMS untuk membangun dari desa. Tapi saya ingatkan, jangan berterima kasih dulu. Nanti setelah semua pekerjaan selesai, saya akan kembali,” tegasnya.