Bawaslu Malaka Ajak Siswa SMAK St. Maria Fatima Betun Bangun Demokrasi yang Adil dan Berintegritas

Reporter: Putra 
| Editor: Redaksi

SUARATRIBUN.COM, BETUN – Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) bukan sekadar proses menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi siswa untuk memahami nilai-nilai demokrasi, keadilan, dan tanggung jawab. Semangat inilah yang ditekankan Anggota Bawaslu Kabupaten Malaka, Aprianus Putrason Niron, S.Fil., saat memberikan pembekalan kepada panitia pemilihan dan calon Ketua OSIS SMAK St. Maria Fatima Betun, Jumat (16/10/2026).

Dalam pembekalan tersebut, Putra mengajak para siswa memahami demokrasi melalui contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ia menggunakan analogi pertandingan sepak bola untuk menjelaskan pentingnya aturan, keadilan, dan sikap bertanggung jawab dalam sebuah proses pemilihan.

Menurutnya, sebagaimana wasit harus memastikan pertandingan berjalan sesuai aturan tanpa memihak salah satu tim, panitia pemilihan juga memiliki tanggung jawab untuk memperlakukan seluruh calon secara adil.

“Panitia bukan tim sukses salah satu calon. Panitia adalah pihak yang dipercaya untuk membantu memastikan proses pemilihan berjalan dengan tertib dan dapat dipertanggungjawabkan,” menjadi pesan utama dalam pembekalan tersebut.

Panitia Harus Adil, Bukan Sekadar Menjalankan Tugas

Untuk memperjelas pentingnya keadilan, Putra mengangkat analogi antrean di kantin sekolah. Ia menggambarkan situasi ketika seseorang didahulukan hanya karena memiliki hubungan pertemanan dengan petugas, sementara siswa lain telah menunggu lebih lama.