Bawaslu Malaka Ajak Siswa SMAK St. Maria Fatima Betun Bangun Demokrasi yang Adil dan Berintegritas

Reporter: Putra 
| Editor: Redaksi

Menjaga Persahabatan di Tengah Perbedaan Pilihan

Pada bagian akhir pembekalan, Aprianus mengajak seluruh siswa memahami bahwa pemilihan Ketua OSIS merupakan kesempatan untuk belajar hidup bersama dalam perbedaan.

Setiap siswa memiliki hak untuk menentukan pilihan. Karena itu, perbedaan dukungan tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling merendahkan atau memutus persahabatan.

Panitia memiliki tanggung jawab menjaga proses pemilihan, para calon perlu menunjukkan kedewasaan dalam berkompetisi, sedangkan seluruh siswa diharapkan tetap menghormati hasil dan menjaga kebersamaan.

Melalui pembekalan ini, Bawaslu Kabupaten Malaka turut mendorong penguatan pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah. Nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, partisipasi, dan tanggung jawab diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan pemilihan OSIS, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebab, pendidikan demokrasi bukan hanya tentang bagaimana memilih seorang pemimpin, melainkan juga tentang bagaimana setiap orang belajar menghormati hak orang lain dan bertanggung jawab atas perannya dalam kehidupan bersama.(*)