Sedangkan toast ketiga secara khusus ditujukan bagi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Kabupaten Malaka.
“Toast yang ketiga adalah demi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Malaka. Ini yang menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar SBS.
Menurut SBS, tiga makna tersebut tidak boleh berhenti sebagai simbol dalam sebuah acara kenegaraan.
Ia berharap pesan tersebut menjadi semangat bersama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
“Jangan hanya kita minum toast-nya, tetapi maknanya juga harus kita jalankan dalam kehidupan dan dalam pekerjaan kita masing-masing,” katanya.
Kenang Pengorbanan Para Pahlawan
Dalam kesempatan itu, SBS juga mengajak seluruh masyarakat untuk sungguh-sungguh menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Menurutnya, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi momentum untuk mengenang kembali pengorbanan para pejuang bangsa.
“Kita harus menghargai sungguh-sungguh para pahlawan nasional kita dengan cara memperingatinya setiap tahun,” ujar SBS.
Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini dibayar dengan pengorbanan yang sangat besar.
“Bayangkan dan ingat bahwa dalam masa perjuangan kala itu, para pahlawan kita, baik perempuan maupun suami istri, berjuang dengan mengorbankan nyawa mereka untuk kemerdekaan Republik ini,” katanya.
SBS menggambarkan bagaimana perjuangan para pahlawan tidak hanya berdampak kepada mereka yang berada di medan perjuangan, tetapi juga kepada keluarga yang ditinggalkan.