Sementara manfaat tidak langsung diwujudkan melalui peningkatan kualitas aparatur pemerintahan.
Salah satu bentuknya adalah memberikan kesempatan kepada ASN untuk mengikuti pendidikan dan pengembangan kapasitas. Peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“ASN disekolahkan, nanti pulang sekolah baru melayani rakyat,” jelasnya.
Menurut Bupati SBS, peningkatan kapasitas ASN bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi aparatur, tetapi harus dikembalikan dalam bentuk pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Dengan pengetahuan dan kemampuan yang semakin baik, ASN diharapkan mampu menjalankan tugas pemerintahan secara profesional serta memberikan solusi terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.
Fokus Pelayanan untuk Kesejahteraan Masyarakat
Bupati SBS menegaskan bahwa seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Malaka harus menempatkan kepentingan rakyat sebagai orientasi utama dalam bekerja.
ASN harus memahami bahwa tugas pemerintahan bukan hanya menjalankan rutinitas birokrasi, menyelesaikan administrasi atau melaksanakan program, tetapi bagaimana setiap pekerjaan tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Karena itu, ia meminta para pejabat dan ASN untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga kualitas pekerjaan dan memastikan setiap program yang dijalankan memiliki manfaat yang jelas.
Menurutnya, pemerintah hadir untuk memberikan pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
