SUARATRIBUN.COM, BETUN – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS), menegaskan kepada masyarakat Desa Oekmurak, Kecamatan Rinhat, bahwa pembangunan bronjong kawat untuk menahan aliran sungai akan kembali dilanjutkan pada tahun 2026 sepanjang 700 meter. Yakni bagian timur dibangun tambah sepanjang 500 meter dan bagian barat dibangun tambah sepanjang 200 meter.
Menurut SBS, pembangunan bronjong kawat tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menepati janji kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa janji yang disampaikan saat kampanye tidak sekadar ucapan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata.
“Saat kampanye di lokasi ini saya sudah sampaikan, kalau SBS–HMS terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Malaka maka bronjong kawat akan dibangun. Syukur kepada Tuhan, sekarang sudah mulai terwujud,” kata SBS di lokasi pembangunan bronjong kawat 500 meter yang sudah selesai dikerjakan, Sabtu (14/3/26) siang.
Ia menjelaskan, pada tahap pertama pemerintah telah membangun bronjong kawat sepanjang 500 meter. Pembangunan tersebut akan dilanjutkan lagi pada tahun 2026 dengan tambahan 700 meter agar perlindungan terhadap pemukiman warga semakin kuat.
SBS mengaku masih mengingat kondisi masyarakat pada tahun 2024 saat masa kampanye. Saat itu ia melihat langsung warga yang khawatir bahkan menangis karena tidak ada penahan arus sungai yang sering membawa banjir hingga menghantam rumah warga.
“Waktu itu saya berdoa kepada Tuhan dan para leluhur, kalau dipercaya memimpin Malaka maka pada tahun pertama setelah dilantik saya harus mulai membangun bronjong kawat ini,” ujarnya.
