Aspirasi ketiga menyangkut peningkatan pembangunan infrastruktur jalan, khususnya pada ruas jalan Timor Tengah Selatan (TTS)–Malaka dan Belu–Malaka. DPRD menilai peningkatan kualitas jalan sangat penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta memperkuat konektivitas antarwilayah yang pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Selanjutnya, DPRD Kabupaten Malaka juga meminta pemerataan jaringan listrik hingga menjangkau seluruh desa dan dusun di Kabupaten Malaka. Menurut DPRD, ketersediaan listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat pelayanan publik, serta mendorong investasi di daerah.
Aspirasi kelima adalah usulan pembangunan pelabuhan di Maubesi. Keberadaan pelabuhan tersebut dinilai akan membuka akses transportasi yang lebih luas, memperkuat konektivitas wilayah pesisir, memperlancar distribusi barang dan hasil produksi masyarakat, serta menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Malaka pada masa mendatang.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Senator DPD RI Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur, Angelius Wake Kako, menyatakan akan menampung seluruh usulan yang disampaikan DPRD Kabupaten Malaka. Ia menegaskan bahwa berbagai aspirasi tersebut akan menjadi bahan perjuangan sesuai tugas dan kewenangan DPD RI di tingkat nasional agar mendapat perhatian pemerintah pusat.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor DPD RI, Jakarta, pada Selasa (4/8/2026) itu diharapkan semakin memperkuat sinergi antara DPRD Kabupaten Malaka dan DPD RI dalam memperjuangkan berbagai program strategis bagi percepatan pembangunan, peningkatan konektivitas kawasan perbatasan, serta terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malaka.