BETUN, SuaraTribun.com — Kondisi pekerjaan rabat jalan dari Desa Umasukaer menuju arah Balibo sepanjang kurang lebih 5 kilometer menuai sorotan. Hasil pantauan di lapangan menunjukkan pekerjaan tersebut masih terlihat kurang rapi dan tidak bersih.
Di sejumlah titik bahkan ditemukan keretakan pada rabat jalan. Permukaan rabat juga tampak memperlihatkan batu kerikil, yang mengindikasikan mutu pekerjaan belum maksimal.
Kepala Desa Kateri, Marselus Seran yang akrab disapa Lodo, mengakui kondisi tersebut. Ia menyebut hampir seluruh ruas pekerjaan masih menunjukkan hasil akhir yang kurang memuaskan secara visual.
“Pekerjaan rabat jalan Umasukaer menuju Balibo ini hampir semua masih terlihat kurang rapi dan tidak bersih,” ucap Lodo kepada wartawan, Kamis (5/2/26).
Menurutnya, pihak kontraktor sempat turun ke lokasi beberapa hari lalu dan berjanji akan melakukan perbaikan.
“Dua atau tiga hari lalu ada pihak kontraktor yang turun ke lokasi dan mereka berjanji untuk melakukan pekerjaan perbaikan,” jelasnya.
Lodo menegaskan, pemerintah desa memberi batas waktu tegas kepada kontraktor untuk segera melakukan pembenahan.
“Deadline yang kami berikan satu minggu ke depan. Kalau di lapangan tidak ada progres perbaikan, maka kami akan suarakan lagi,” tegasnya.
Tak hanya menyoroti kontraktor, Lodo juga mempertanyakan peran pengawasan dalam proyek tersebut. Ia menilai secara kasat mata pekerjaan belum sepenuhnya beres, namun terkesan dibiarkan.
“Yang menjadi pertanyaan, bagaimana bisa pihak konsultan atau PPK membiarkan pekerjaan yang jelas terlihat belum beres ini,” katanya.