“Dengan komunikasi yang baik, nilai-nilai adat tidak hanya diwariskan, tetapi juga dipahami dan dihidupi oleh generasi penerus,” ucapnya.
Ia berharap, melalui pertemuan-pertemuan semacam ini, masyarakat adat di Kabupaten Malaka semakin memiliki kejelasan dalam menata sistem, memperkuat kelembagaan, serta menjaga nilai-nilai warisan leluhur secara berkelanjutan di tengah tantangan zaman. (*)