Senada dengan itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, drh. Melky Angsar, menyampaikan bahwa pengandangan hewan peliharaan seperti anjing, kucing, maupun monyet akan sangat membantu proses vaksinasi rabies.
Pernyataan tersebut disampaikan Melky usai mengikuti rapat koordinasi persiapan pelaksanaan vaksinasi massal dan sensus ternak tahun 2026 di Aula Kantor Bupati Malaka.
Menurutnya, pengandangan hewan memiliki sejumlah manfaat, terutama dalam mencegah penyebaran rabies kepada manusia maupun hewan lain.
“Kelebihan dikandangkan ini pertama bila hewan kita misalnya anjing terkena serangan penyakit rabies, dia tidak akan menyerang manusia sehingga hewan tersebut bisa diam di tempat tanpa menular ke anjing lainnya,” kata Melky.
Ia menilai gerakan mengandangkan hewan peliharaan yang berpotensi terjangkit rabies penting untuk digalakkan demi melindungi masyarakat dari ancaman gigitan hewan pembawa rabies.
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Malaka, Matilde Seran. Ia memastikan pihaknya akan melaksanakan vaksinasi bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan berpotensi rabies sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit tersebut di wilayah Kabupaten Malaka.(*)