Bupati Malaka Tegas: Kebersihan Puskesmas Tak Ditawar, Pelanggar Dicopot

Reporter: Novry Laka 
| Editor: Redaksi

SUARATRIBUN.COM, BETUN – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh Kepala Puskesmas di wilayah Kabupaten Malaka agar tidak mengabaikan kebersihan fasilitas pelayanan kesehatan.

Ultimatum tersebut disampaikan secara tegas oleh Bupati yang akrab disapa SBS ini, dengan menekankan bahwa kebersihan Puskesmas adalah cerminan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia bahkan menegaskan, tidak akan segan memberikan sanksi berat bagi pimpinan Puskesmas yang lalai.

Bacaan Lainnya

“Kalau ada Puskesmas yang kotor, kepala Puskesmasnya bisa diberhentikan dari jabatan,” tegasnya.

Pernyataan itu disampaikan saat Bupati SBS Ketua TP PKK Kabupaten Malaka Beatrix Yasinta Bria Seran Ibu Ketua DPRD Malaka Yustin Neni Nurhayati serta para pejabat dan tim pendamping pembangunan melayat ke rumah duka almarhum Fransiskus Klau Berek, ayah dari tim hukum Bupati SBS dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS), di Oekmurak, Kecamatan Rinhat, Minggu (5/4/26).

Di tengah suasana duka, Bupati SBS tetap menyoroti pentingnya disiplin dan tanggung jawab aparatur, khususnya di sektor kesehatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, Puskesmas harus menjadi tempat yang bersih, nyaman, dan layak bagi masyarakat yang datang berobat. Ia mengingatkan bahwa pelayanan kesehatan bukan sekadar tugas administratif, tetapi juga panggilan kemanusiaan.

Bupati SBS berharap seluruh Kepala Puskesmas di Kabupaten Malaka segera berbenah dan memastikan lingkungan kerja tetap bersih setiap saat. Ia menegaskan, komitmen terhadap kebersihan adalah bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang profesional, bermartabat, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.(*)