SUARATRIBUN.COM, BETUN – Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka mulai mengunci arah kebijakan sektor kesehatan tahun 2026 dengan bertumpu pada hasil evaluasi program tahun sebelumnya. Langkah ini ditegaskan langsung Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, sebagai upaya memastikan pelayanan kesehatan makin tepat sasaran.
“Evaluasi bukan sekadar melihat angka, tetapi memastikan apakah program yang kita jalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Komitmen pembenahan sektor kesehatan kembali ditegaskan Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka menjelang tahun anggaran 2026. Seluruh program ke depan akan disusun dengan menjadikan capaian dan kekurangan tahun 2025 sebagai dasar utama perencanaan.
“Semua kekurangan tahun 2025 harus kita perbaiki. Kita tidak boleh mengulang kesalahan yang sama di tahun 2026,” ujar Bupati.
Penegasan tersebut disampaikan Stefanus Bria Seran usai mengikuti forum konsolidasi evaluasi dan penguatan program kesehatan 2025–2026 yang digelar di Aula Kantor Bupati Malaka, Selasa (28/4/26).
Ia menjelaskan, forum ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang penting untuk menilai efektivitas program yang telah berjalan sekaligus merumuskan langkah yang lebih terarah ke depan.
“Forum ini menjadi momen penting untuk menyamakan persepsi dan memastikan semua program berjalan dengan arah yang jelas,” katanya.
Menurutnya, seluruh kebijakan kesehatan di tahun 2026 harus berangkat dari apa yang sudah dikerjakan sebelumnya, sehingga perencanaan yang dibuat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
