Demi Korban Gempa Flores, Direktur RSUPP Betun Siap Lepas 10 Nakes untuk Misi Kemanusiaan

Reporter: Novri Laka 
| Editor: Redaksi

“Kita siap membantu. Ini adalah bagian dari kepedulian kita terhadap saudara-saudara yang sedang mengalami musibah. Prinsipnya adalah kemanusiaan,” tegasnya.

Ia mengatakan, keberadaan tenaga kesehatan tambahan di lokasi bencana diharapkan dapat membantu meringankan beban para tenaga medis yang sejak awal telah bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Tenaga kesehatan di lapangan tentu membutuhkan dukungan. Karena itu, kita mencoba mengambil bagian dengan mengirimkan dokter dan perawat untuk membantu pelayanan di sana,” jelas Oktelin.

Pengiriman 10 tenaga kesehatan tersebut merupakan tahap pertama. RSUPP Betun masih akan memantau perkembangan situasi dan kebutuhan pelayanan kesehatan di wilayah terdampak gempa.

Oktelin mengatakan, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk kembali mengirimkan tenaga kesehatan apabila kebutuhan di lapangan masih tinggi.

“Untuk tahap pertama kita berangkatkan 10 orang tenaga kesehatan. Setelah itu kita akan melihat perkembangan dan informasi dari lapangan. Kalau memang masih membutuhkan tambahan tenaga, kita siap mengirimkan kloter kedua,” katanya.

Ia menambahkan, keputusan pengiriman kloter berikutnya akan disesuaikan dengan kebutuhan dan hasil koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Kita tidak ingin hanya mengirim, tetapi juga harus memastikan tenaga yang dikirim memang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Jadi kita akan terus berkoordinasi dan menunggu informasi selanjutnya,” ucapnya.

Menurut Oktelin, dalam situasi bencana, kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan bantuan logistik, tetapi juga pelayanan kesehatan. Kehadiran dokter dan perawat menjadi sangat penting untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan maupun membutuhkan pemeriksaan dan penanganan medis.