Direktris RSUPP Betun Satukan Dokter, Bidan dan Perawat Demi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Malaka

Reporter: Novry Laka 
| Editor: Redaksi

“Kami berkumpul bersama untuk saling berbagi pengetahuan dalam sesi-sesi ilmiah. Para dokter spesialis memberikan penguatan terkait ilmu dan penanganan medis terbaru kepada tenaga kesehatan,” katanya.

Selain peserta dari Kabupaten Malaka, symposium dan workshop itu juga diikuti peserta dari sejumlah daerah lain seperti Atambua, Kefamenanu hingga Kupang.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini kami buka secara umum sehingga peserta dari luar daerah juga dapat ikut berpartisipasi,” ungkapnya.

Tak hanya mendapatkan materi teori, para peserta juga dijadwalkan mengikuti sesi praktik langsung atau hands on di RSUPP Betun guna meningkatkan keterampilan pelayanan kesehatan pada Minggu 10 Mei 2026.

Dokter Oktelin menjelaskan, praktik tersebut meliputi penanganan kegawatdaruratan hingga tindakan medis dasar yang biasa ditemui di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

“Peserta akan langsung praktik di rumah sakit bersama dokter spesialis. Misalnya pemasangan infus pada bayi, penanganan perdarahan pasien kandungan, kasus kejang hingga kondisi kegawatdaruratan lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh peserta akan mendapat pendampingan langsung dari para dokter spesialis agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata di lapangan.

“Kami ingin peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya sesuai kondisi pelayanan kesehatan yang ada di puskesmas masing-masing,” tuturnya.

“Dalam workshop nanti peserta akan praktik menggunakan alat-alat sederhana yang biasa mereka gunakan di fasilitas kesehatan masing-masing,” tambahnya.