SUARATRIBUN.COM, BETUN – Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, MM, FisQua, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian staf rumah sakit yang menyebabkan salah satu keluarga pasien terpaksa membawa pulang jenazah menggunakan kendaraan pikap.
Permintaan maaf tersebut disampaikan Oktelin melalui grup WhatsApp KabarNTT sebagai respons atas kritik yang disampaikan terkait pelayanan RSUPP Betun.
“Atas nama manajemen RSUPP Betun, saya mohon maaf atas kelalaian staf saya ini. Kami segera perbaiki pelayanan kami agar lebih baik lagi. Terima kasih dan Tuhan memberkati pelayanan kita semua,” kata Oktelin dirilis suaratribun.com, Selasa 6 Oktober 2026.
Oktelin menyampaikan bahwa pihak manajemen akan melakukan perbaikan terhadap pelayanan rumah sakit menyusul kejadian tersebut.
“Kami segera perbaiki pelayanan kami agar lebih baik lagi,” ujarnya.
Kejadian pemulangan jenazah menggunakan kendaraan pikap tersebut sebelumnya menjadi sorotan setelah diketahui oleh masyarakat dan mendapat kritik terkait pelayanan terhadap keluarga pasien.
Dalam tanggapannya, Oktelin tidak membantah adanya kelalaian staf dan menyampaikan permohonan maaf atas nama manajemen RSUPP Betun.
“Atas nama manajemen RSUPP Betun, saya mohon maaf atas kelalaian staf saya ini,” tegasnya.
Pihak RSUPP Betun selanjutnya menyatakan akan melakukan perbaikan pelayanan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.(*)
