Dokter Oktelin Dikenal Ramah dengan Pasien, Kini Menjabat Kembali Direktris RSUPP Betun

Reporter: Redaksi 
| Editor: Novry Laka

Malaka, SuaraTribun.com – Nama dr. Oktelin Kaswadie atau akrab dikenal Oktelin sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Kabupaten Malaka. Sekarang kembali menjabat sebagai Direktris Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun.

Dokter Oktelin, sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktris RSUPP Betun pada kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Malaka Daniel Asa dengan nama sandi SBS – DA periode 2016-202.

Bacaan Lainnya

Saat ini, dalam kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu dengan nama sandi SBS – HMS periode 2024- 2030 ia dipercaya kembali menjadi Direktris RSUPP Betun.

“Ibu Oktelin memang pantas memimpin RSUPP Betun, orangnya sangag ramah dengan pasien,” komentar Maria Kristina Bita, warga Kecamatan Malaka Tengah saat mengetahui dokter Oktelin memimpin kembali RSUPP Betun.

Pasien lama Oktelin ini menambahkan, saat dirinya dirawat di RSUPP Betun ada satu momen melihat dokter Oktelin menghibur mereka yang sakit.

“Kami senang seorang dokter datang langsung ke ruangan pasien menghibur dan memberi penguatan kepada kami yang sakit supaya cepat sembuh,” kisah Maria.

Sementara, acara serah terima jabatan dari Direktur RSUPP Betun dr. Valentinus Raimanus ke dr. Oktelin Kaswadie berlangsung di Kantor Bupati Malaka, Selasa (11/3/2025).

Acara serah terima jabatan ini disaksikan oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Malaka, Dr. Yohanes Bernando Seran, SH, M.Hum dan Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Malaka, Agustinus Remigius Leki.

Selain itu, serah terima jabatan lainnya seperti Plt. Kepala Bagian Umum Setda Malaka dari Gregorius Fatin ke Pejabat yang baru atas nama Agustinus Bria.

Doktor Bernando, menyampaikan mengenai serah terima jabatab ini adalah hal yang lumrah dalam organisasi.

“Jabatan ini adalah amanah semoga bisa bekerja untuk kepentingan umum terutama kepentingan masyarakat. Hal-hal yang baik diperhatikan untuk ditingkatkan dan sebaliknya hal-hal yang kurang baik perlu dibenahi,” tutupnya. ***