<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kesehatan Arsip - SuaraTribun.Com</title>
	<atom:link href="https://suaratribun.com/kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suaratribun.com/kesehatan/</link>
	<description>Kabar Terpercaya, Fakta Berbicara</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 01:30:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://suaratribun.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-512-1-32x32.png</url>
	<title>Kesehatan Arsip - SuaraTribun.Com</title>
	<link>https://suaratribun.com/kesehatan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Direktur RSUPP Betun Tegas: Seluruh Tenaga Kesehatan Wajib Total Layani Masyarakat Malaka</title>
		<link>https://suaratribun.com/kesehatan/direktur-rsupp-betun-tegas-seluruh-tenaga-kesehatan-wajib-total-layani-masyarakat-malaka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SuaraTribun.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 03:24:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur RSUPP Betun]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie FISQua]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Secara Total]]></category>
		<category><![CDATA[Tegaskan untuk layani Masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaratribun.com/?p=1814</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUARATRIBUN.COM, BETUN – Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua, menegaskan komitmen kuat terhadap&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/direktur-rsupp-betun-tegas-seluruh-tenaga-kesehatan-wajib-total-layani-masyarakat-malaka/">Direktur RSUPP Betun Tegas: Seluruh Tenaga Kesehatan Wajib Total Layani Masyarakat Malaka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARATRIBUN.COM, BETUN –</strong> Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua, menegaskan komitmen kuat terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Malaka. Ia menekankan bahwa seluruh tenaga kesehatan di RSUPP Betun, termasuk dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, serta seluruh tenaga penunjang medis dan nonmedis, wajib bekerja secara total dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.</p>
<p>Penegasan itu disampaikan sebagai bentuk komitmen manajemen RSUPP Betun untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal, profesional, cepat, dan berorientasi pada keselamatan pasien.</p>
<p>“Saya tegaskan kepada seluruh tenaga kesehatan di RSUPP Betun, termasuk dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, dan seluruh tenaga penunjang, kita harus total dalam melayani masyarakat Kabupaten Malaka,” tegas dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua dirilis suaratribundotcom Jumat 26 Juni 2026.</p>
<p>Menurutnya, pelayanan kesehatan bukan sekadar rutinitas pekerjaan, melainkan bentuk pengabdian yang membutuhkan dedikasi tinggi, ketulusan, dan tanggung jawab penuh terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis.</p>
<p>Ia menegaskan, seluruh tenaga kesehatan, baik yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN, memiliki tanggung jawab yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik.</p>
<p>“Pelayanan kesehatan bukan sekadar rutinitas kerja. Ini adalah panggilan pengabdian untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” ujarnya.</p>
<p>Sebagai institusi pelayanan publik, RSUPP Betun disebut memiliki tanggung jawab besar untuk menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat. Karena itu, setiap petugas harus bekerja dengan profesionalisme tinggi dan menjadikan kepentingan pasien sebagai prioritas utama.</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/direktur-rsupp-betun-tegas-seluruh-tenaga-kesehatan-wajib-total-layani-masyarakat-malaka/">Direktur RSUPP Betun Tegas: Seluruh Tenaga Kesehatan Wajib Total Layani Masyarakat Malaka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Staf RSUPP Betun Ardhyvan: Pelatihan Service Excellent Tingkatkan Pelayanan Prima bagi Pasien</title>
		<link>https://suaratribun.com/kesehatan/staf-rsupp-betun-ardhyvan-pelatihan-service-excellent-tingkatkan-pelayanan-prima-bagi-pasien/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SuaraTribun.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 04:48:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Adrianus Nahak]]></category>
		<category><![CDATA[Ardhyvan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan Service Excellent]]></category>
		<category><![CDATA[Staf RSUPP Betun]]></category>
		<category><![CDATA[Tingkatkan Pelayanan Prima bagi Pasien]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaratribun.com/?p=1719</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUARATRIBUN.COM, BETUN – Pelatihan service excellent yang diikuti seluruh staf Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/staf-rsupp-betun-ardhyvan-pelatihan-service-excellent-tingkatkan-pelayanan-prima-bagi-pasien/">Staf RSUPP Betun Ardhyvan: Pelatihan Service Excellent Tingkatkan Pelayanan Prima bagi Pasien</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARATRIBUN.COM, BETUN –</strong> Pelatihan service excellent yang diikuti seluruh staf Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun dinilai menjadi langkah penting dalam meningkatkan pelayanan prima kepada pasien dan keluarga pasien. Salah satu staf RSUPP Betun, Adrianus Nahak atau Ardhyvan, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus diberikan secara adil, ramah, dan profesional tanpa membedakan status pasien.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Ardhyvan kepada SuaraTribunDotCom pada Kamis, 11 Juni 2026, usai mengikuti pelatihan service excellent yang berlangsung selama tiga hari, sejak 8 hingga 10 Juni 2026.</p>
<p>Menurut Ardhyvan, pelatihan tersebut memberikan pemahaman penting kepada tenaga kesehatan tentang bagaimana membangun pelayanan yang berkualitas, terutama dalam memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien.</p>
<p>“Pelayanan prima harus diberikan kepada seluruh pasien dan keluarga pasien tanpa membeda-bedakan pasien BPJS maupun pasien umum. Semua harus mendapat pelayanan yang sama dan terbaik,” ujar Ardhyvan.</p>
<p>Ia mengatakan, komunikasi yang baik juga menjadi salah satu aspek penting dalam pelayanan kesehatan, sebab dapat membantu pasien maupun keluarga pasien memahami proses pelayanan yang diberikan rumah sakit.</p>
<p>“Komunikasi yang baik sangat penting agar pasien dan keluarga merasa nyaman serta memahami proses pelayanan yang diberikan,” katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, Ardhyvan menilai pelayanan yang ramah, cepat, dan profesional mampu membangun loyalitas pasien terhadap rumah sakit. Menurutnya, pengalaman pelayanan yang baik dapat memberikan dampak positif karena pasien maupun keluarga pasien akan menyampaikan hal-hal baik kepada masyarakat.</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/staf-rsupp-betun-ardhyvan-pelatihan-service-excellent-tingkatkan-pelayanan-prima-bagi-pasien/">Staf RSUPP Betun Ardhyvan: Pelatihan Service Excellent Tingkatkan Pelayanan Prima bagi Pasien</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Direktris RSUPP Betun Sosialisasikan Aturan Terbaru BPJS Kesehatan, Pasien Kontrol Wajib Sesuai Jadwal Mulai Juni 2026</title>
		<link>https://suaratribun.com/kesehatan/direktris-rsupp-betun-sosialisasikan-aturan-terbaru-bpjs-kesehatan-pasien-kontrol-wajib-sesuai-jadwal-mulai-juni-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SuaraTribun.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 02:12:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Direktris RSUPP Betun Sosialisasikan Aturan Terbaru BPJS Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Oktelin]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Pasien Kontrol Wajib Sesuai Jadwal Mulai Juni 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaratribun.com/?p=1713</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUARTRIBUN.COM, BETUN – Direktris RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua, menyampaikan aturan terbaru dari&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/direktris-rsupp-betun-sosialisasikan-aturan-terbaru-bpjs-kesehatan-pasien-kontrol-wajib-sesuai-jadwal-mulai-juni-2026/">Direktris RSUPP Betun Sosialisasikan Aturan Terbaru BPJS Kesehatan, Pasien Kontrol Wajib Sesuai Jadwal Mulai Juni 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARTRIBUN.COM, BETUN –</strong> Direktris RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua, menyampaikan aturan terbaru dari BPJS Kesehatan terkait layanan pasien kontrol yang mulai berlaku pada Juni 2026. Aturan tersebut mewajibkan pasien peserta BPJS Kesehatan untuk melakukan kontrol sesuai tanggal yang tercantum dalam surat kontrol dan tidak diperkenankan datang lebih awal.</p>
<p>Menurut Oktelin, kebijakan tersebut perlu dipahami masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman saat mengakses layanan kesehatan di rumah sakit, khususnya bagi pasien yang menjalani kontrol rutin.</p>
<p>“Per 1 Juni 2026, pasien BPJS yang memiliki jadwal kontrol wajib datang sesuai tanggal yang tertera pada surat kontrol. Jika datang lebih cepat dari jadwal, maka pelayanan kontrol tidak dapat diberikan karena harus mengikuti ketentuan BPJS Kesehatan yang berlaku,” ujar Oktelin kepada suaratribundotcom, Rabu 10 Juni 2026.</p>
<p>Ia menjelaskan, aturan ini diterapkan untuk menciptakan pelayanan yang lebih tertib, terjadwal, serta menghindari penumpukan pasien pada hari tertentu di fasilitas kesehatan. Ketentuan tersebut berlaku bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang menjalani kontrol rutin.</p>
<p>Sementara itu, bagi pasien yang terlambat datang dari jadwal kontrol, kata Oktelin, pelayanan masih dapat dilakukan dengan syarat melakukan reservasi secara daring atau online sehari sebelumnya (H-1) sesuai prosedur yang berlaku.</p>
<p>Namun demikian, aturan tersebut tidak berlaku bagi pasien dalam kondisi gawat darurat. Pasien tetap dapat langsung menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan penanganan medis tanpa harus menunggu jadwal kontrol.</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/direktris-rsupp-betun-sosialisasikan-aturan-terbaru-bpjs-kesehatan-pasien-kontrol-wajib-sesuai-jadwal-mulai-juni-2026/">Direktris RSUPP Betun Sosialisasikan Aturan Terbaru BPJS Kesehatan, Pasien Kontrol Wajib Sesuai Jadwal Mulai Juni 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Direktris RSUPP Betun Tegaskan Pelayanan Prima, 300 Staf Ikut Pelatihan Service Excellent</title>
		<link>https://suaratribun.com/kesehatan/direktris-rsupp-betun-tegaskan-pelayanan-prima-300-staf-ikut-pelatihan-service-excellent/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SuaraTribun.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 02:51:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[300 Staf Ikut Pelatihan Service Excellent]]></category>
		<category><![CDATA[Direktris RSUPP Betun Tegaskan Pelayanan Prima]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Oktelin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaratribun.com/?p=1710</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUARATRIBUN.COM, BETUN &#8211; Direktris RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FisQua, menegaskan komitmen Rumah Sakit&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/direktris-rsupp-betun-tegaskan-pelayanan-prima-300-staf-ikut-pelatihan-service-excellent/">Direktris RSUPP Betun Tegaskan Pelayanan Prima, 300 Staf Ikut Pelatihan Service Excellent</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARATRIBUN.COM, BETUN &#8211;</strong> Direktris RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FisQua, menegaskan komitmen Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia.</p>
<p>Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar Pelatihan Service Excellent bagi tenaga kesehatan dan staf pendukung rumah sakit selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Juni 2026, yang secara resmi dibuka di Aula Kantor Bupati Malaka, Senin (8/6/2026).</p>
<p>Pelatihan menghadirkan tim profesional dari Nyata Production dengan tiga narasumber berpengalaman, yakni Septian Hidayat, A.Md., SE., MM., Cp. EMS, Syaparuddin Salam, S.S., C.DMS., CPT, dan Sri Maryari Budiman.</p>
<p>Sebanyak 300 peserta mengikuti pelatihan tersebut yang terdiri dari jajaran manajemen RSUPP Betun, dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, hingga tenaga penunjang lainnya. Pada hari pertama, kegiatan diikuti 100 peserta yang dibagi dalam dua kelas, masing-masing berjumlah 50 orang guna memastikan proses pembelajaran berlangsung efektif dan maksimal.</p>
<p>Dalam sambutannya, Direktur RSUPP Betun dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie menegaskan bahwa pelatihan Service Excellent menjadi bagian penting dari upaya membangun budaya pelayanan yang profesional, ramah, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.</p>
<p>Menurutnya, kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan medis, tetapi juga bagaimana tenaga kesehatan mampu membangun komunikasi yang baik serta memberikan kenyamanan bagi pasien dan keluarga.</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/direktris-rsupp-betun-tegaskan-pelayanan-prima-300-staf-ikut-pelatihan-service-excellent/">Direktris RSUPP Betun Tegaskan Pelayanan Prima, 300 Staf Ikut Pelatihan Service Excellent</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Direktris RSUPP Betun Turun Langsung Layani Sunatan Massal, Orang Tua Tak Lagi Takut Bawa Anak Disunat</title>
		<link>https://suaratribun.com/kesehatan/direktris-rsupp-betun-turun-langsung-layani-sunatan-massal-orang-tua-tak-lagi-takut-bawa-anak-disunat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SuaraTribun.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2026 06:30:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bawa anak disunat]]></category>
		<category><![CDATA[Dalam Rangka Bakti Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Forekmodok]]></category>
		<category><![CDATA[Direktris RSUPP Betun]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Weliman]]></category>
		<category><![CDATA[Layani sunatan massal]]></category>
		<category><![CDATA[Orang tua tak lagi takut]]></category>
		<category><![CDATA[SDI Laen Au]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaratribun.com/?p=1583</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUARATRIBUN.COM, BETUN &#8211;  Direktris RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua, turun langsung melakukan operasi&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/direktris-rsupp-betun-turun-langsung-layani-sunatan-massal-orang-tua-tak-lagi-takut-bawa-anak-disunat/">Direktris RSUPP Betun Turun Langsung Layani Sunatan Massal, Orang Tua Tak Lagi Takut Bawa Anak Disunat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARATRIBUN.COM, BETUN &#8211; </strong> Direktris RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua, turun langsung melakukan operasi sunatan massal kepada anak-anak dalam kegiatan bakti sosial yang digelar di SDI Laen Au, Desa Forekmodok, Kecamatan Weliman, Kamis (14/5/2026).</p>
<p>Kehadiran langsung pimpinan rumah sakit di meja operasi itu membuat para orang tua merasa tenang dan mulai tidak takut lagi membawa anak untuk disunat karena pelayanan dilakukan dengan ramah, sabar, dan profesional.</p>
<p>Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan dalam rangka Perayaan Paskah 2026 bersama keluarga besar RSUPP Betun dengan sub tema “Bangkit Bersama Kristus, Diperbaharui Dalam Harapan.”</p>
<p>Suaratribuncom menyaksikan langsung bagaimana dokter Oktelin dengan penuh ketenangan melayani satu per satu pasien anak yang mengikuti sunatan massal. Sebelum tindakan dilakukan, anak-anak terlebih dahulu diajak berbicara agar merasa nyaman dan tidak panik saat berada di ruang tindakan.</p>
<p>Bahkan saat proses penyuntikan bius dilakukan, dokter Oktelin terus menghibur para pasien kecil agar rasa takut mereka perlahan hilang.</p>
<p>“Tidak usah takut ya, ini supaya adik tidak merasa sakit. Tetap tenang dan bicara dengan dokter,” ujar dokter Oktelin sambil menenangkan salah satu pasien.</p>
<p>Dengan perlahan ia memberikan suntikan bius di bagian yang akan disunat. Anak-anak yang sebelumnya terlihat tegang mulai merasa lebih tenang karena pendekatan yang dilakukan secara lembut dan penuh perhatian.</p>
<p>Setelah bius bekerja, proses sunatan dilakukan secara hati-hati mulai dari pemotongan hingga penjahitan. Seluruh tindakan medis dilakukan dengan teliti sambil terus menjaga kenyamanan pasien.</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/direktris-rsupp-betun-turun-langsung-layani-sunatan-massal-orang-tua-tak-lagi-takut-bawa-anak-disunat/">Direktris RSUPP Betun Turun Langsung Layani Sunatan Massal, Orang Tua Tak Lagi Takut Bawa Anak Disunat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RSUPP Betun Gelar Bakti Sosial untuk Korban Banjir Forekmodok, Ratusan Warga Antusias Ikut Pengobatan Gratis</title>
		<link>https://suaratribun.com/kesehatan/rsupp-betun-gelar-bakti-sosial-untuk-korban-banjir-forekmodok-ratusan-warga-antusias-ikut-pengobatan-gratis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SuaraTribun.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 May 2026 01:59:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Antusias]]></category>
		<category><![CDATA[Bakti sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Dapat pengobatan gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Forekmodok]]></category>
		<category><![CDATA[Direktris RSUPP Betun]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Weliman]]></category>
		<category><![CDATA[Ratusan warga]]></category>
		<category><![CDATA[RSUPP Betun]]></category>
		<category><![CDATA[Sasaran korban banjir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaratribun.com/?p=1579</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUARATRIBUN.COM, BETUN &#8211; RSUPP Betun menggelar kegiatan bakti sosial kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/rsupp-betun-gelar-bakti-sosial-untuk-korban-banjir-forekmodok-ratusan-warga-antusias-ikut-pengobatan-gratis/">RSUPP Betun Gelar Bakti Sosial untuk Korban Banjir Forekmodok, Ratusan Warga Antusias Ikut Pengobatan Gratis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARATRIBUN.COM, BETUN &#8211;</strong> RSUPP Betun menggelar kegiatan bakti sosial kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di SDI Laen Au, Desa Forekmodok, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Kamis, (14/5/2026).</p>
<p>Kegiatan yang dipusatkan di wilayah terdampak banjir itu mendapat antusias tinggi dari masyarakat karena menghadirkan layanan pengobatan gratis, sunatan massal, pemeriksaan ibu hamil hingga pembagian sembako bagi ratusan kepala keluarga.</p>
<p>Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan dalam rangka Perayaan Paskah 2026 bersama keluarga besar RSUPP Betun dengan sub tema “Bangkit Bersama Kristus, Diperbaharui Dalam Harapan.”</p>
<p>Direktris RSUPP Betun, Oktelin Kurniawati Kaswadie menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian staf dan karyawan rumah sakit terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah banjir akibat hujan deras yang melanda Kabupaten Malaka beberapa hari terakhir.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan sosial tersebut sekaligus menjadi bentuk perayaan Paskah tahun 2026 yang dikemas berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>“Biasanya setiap perayaan Paskah atau Natal kami membuat kegiatan ibadah dan seremonial pada umumnya. Tahun ini kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda, yakni bakti sosial untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat banjir,” katanya.</p>
<p>Ia menjelaskan, seluruh kegiatan bakti sosial tersebut dibiayai secara mandiri oleh staf dan karyawan RSUPP Betun melalui dana kebersamaan yang dikumpulkan dari koperasi pegawai setiap bulan.</p>
<p>“Obat-obatan dan seluruh kebutuhan kegiatan ini kami siapkan sendiri, bukan menggunakan fasilitas rumah sakit. Ini murni dari kebersamaan teman-teman staf dan karyawan RSUPP Betun,” ujarnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/rsupp-betun-gelar-bakti-sosial-untuk-korban-banjir-forekmodok-ratusan-warga-antusias-ikut-pengobatan-gratis/">RSUPP Betun Gelar Bakti Sosial untuk Korban Banjir Forekmodok, Ratusan Warga Antusias Ikut Pengobatan Gratis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Edukasi Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUPP Betun: Masyarakat Diminta Waspada Bahaya Gula Darah Tinggi</title>
		<link>https://suaratribun.com/kesehatan/edukasi-dokter-spesialis-penyakit-dalam-rsupp-betun-masyarakat-diminta-waspada-bahaya-gula-darah-tinggi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SuaraTribun.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 06:21:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bahaya Gula Darah Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter spesialis penyakit dalam dr. Francesca Melissa Marsha Pareira]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Diminta Waspada]]></category>
		<category><![CDATA[Sp.PD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaratribun.com/?p=1575</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUARATRIBUN.COM, BETUN &#8211; Dokter spesialis penyakit dalam dr. Francesca Melissa Marsha Pareira,Sp.PD mengungkapkan bahwa kesadaran&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/edukasi-dokter-spesialis-penyakit-dalam-rsupp-betun-masyarakat-diminta-waspada-bahaya-gula-darah-tinggi/">Edukasi Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUPP Betun: Masyarakat Diminta Waspada Bahaya Gula Darah Tinggi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARATRIBUN.COM, BETUN &#8211;</strong> Dokter spesialis penyakit dalam dr. Francesca Melissa Marsha Pareira,Sp.PD mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat di wilayah perbatasan, khususnya Kabupaten Malaka, terhadap bahaya gula darah tinggi atau hiperglikemia masih tergolong rendah. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi tenaga kesehatan dalam menekan kasus diabetes melitus beserta komplikasinya.</p>
<p>Hal itu disampaikan dokter Melissa usai membawakan materi ilmiah bertajuk Hyperglycemic Crisis in Clinical Practice: Challenge and Solution di Garuda Hall, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu (9/5/2026).</p>
<p>Menurutnya, masih banyak masyarakat yang menganggap gula darah tinggi sebagai penyakit biasa, padahal kondisi tersebut dapat memicu berbagai komplikasi serius seperti stroke, gagal ginjal, gangguan jantung hingga amputasi apabila tidak ditangani dengan baik.</p>
<p>“Sebagian masyarakat masih menganggap gula darah tinggi itu hal biasa. Padahal kalau dibiarkan terus-menerus bisa menyebabkan komplikasi yang sangat berbahaya,” ujarnya.</p>
<p>Dokter Melissa menjelaskan, salah satu persoalan yang sering ditemukan ialah pasien diabetes tidak disiplin menjalani pengobatan. Banyak pasien berhenti minum obat ketika kondisi tubuh mulai terasa membaik sehingga gula darah kembali meningkat.</p>
<p>“Kadang pasien baru minum obat satu sampai dua hari, gula darah turun lalu dianggap sudah sembuh. Padahal diabetes merupakan penyakit kronis yang harus dikontrol seumur hidup,” katanya.</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/edukasi-dokter-spesialis-penyakit-dalam-rsupp-betun-masyarakat-diminta-waspada-bahaya-gula-darah-tinggi/">Edukasi Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUPP Betun: Masyarakat Diminta Waspada Bahaya Gula Darah Tinggi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dokter Sulpikar Habibie Pastikan Gangguan Hidung hingga Mimisan Bisa Ditangani di RSUPP Betun</title>
		<link>https://suaratribun.com/kesehatan/dokter-sulpikar-habibie-pastikan-gangguan-hidung-hingga-mimisan-bisa-ditangani-di-rsupp-betun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SuaraTribun.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 08:00:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Sulpikar Habibie Pastikan Gangguan Hidung hingga Mimisan Bisa Ditangani di RSUPP Betun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaratribun.com/?p=1566</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUARATRIBUN.COM, BETUN &#8211; Dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Bedah Kepala Leher (THT-KL), dr. Sulpikar Habibie,&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/dokter-sulpikar-habibie-pastikan-gangguan-hidung-hingga-mimisan-bisa-ditangani-di-rsupp-betun/">Dokter Sulpikar Habibie Pastikan Gangguan Hidung hingga Mimisan Bisa Ditangani di RSUPP Betun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p><strong>SUARATRIBUN.COM, BETUN &#8211;</strong> Dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Bedah Kepala Leher (THT-KL), dr. Sulpikar Habibie, Sp.THT-KL memastikan masyarakat yang mengalami gangguan pada hidung, termasuk mimisan atau epistaksis, dapat memperoleh pelayanan medis di RSUPP Betun.</p>
<p>Penegasan itu disampaikannya saat menjadi pembicara dalam kegiatan symposium dan workshop kesehatan bertajuk RSUPP Update yang digelar di Glori Hall Betun, Sabtu 9 Mei 2026, bersama tenaga kesehatan.</p>
<p>Dalam wawancaranya, dokter Sulpikar Habibie, menjelaskan bahwa epistaksis atau perdarahan dari rongga hidung merupakan salah satu kondisi kegawatdaruratan di bidang THT yang tidak boleh dianggap sepele oleh masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, masih banyak orang menganggap mimisan sebagai hal biasa, padahal kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya penyakit tertentu yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.</p>
<p>“Epistaksis adalah perdarahan yang berasal dari rongga hidung. Banyak orang beranggapan bahwa keluarnya darah dari hidung itu biasa saja, padahal bisa berasal dari berbagai penyebab,” jelas dokter Sulpikar Habibie.</p>
<p>Ia menerangkan, perdarahan pada hidung dapat dipicu oleh sejumlah gangguan kesehatan seperti sinusitis, polip hidung, hingga tumor. Selain itu, ada juga kasus tertentu yang dipengaruhi faktor bawaan sejak lahir.</p>
<p>Karena itu, ia menilai penting bagi tenaga kesehatan memahami penyebab epistaksis, langkah penanganan awal, hingga upaya pencegahannya agar dapat memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat.</p>
<p>Melalui kegiatan RSUPP Update tersebut, pihak rumah sakit menghadirkan peserta dari berbagai profesi kesehatan mulai dari bidan, perawat, dokter gigi hingga dokter umum. Peserta tidak hanya berasal dari fasilitas kesehatan di Kabupaten Malaka, tetapi juga dari Kabupaten Belu.</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/dokter-sulpikar-habibie-pastikan-gangguan-hidung-hingga-mimisan-bisa-ditangani-di-rsupp-betun/">Dokter Sulpikar Habibie Pastikan Gangguan Hidung hingga Mimisan Bisa Ditangani di RSUPP Betun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Direktris RSUPP Betun Satukan Dokter, Bidan dan Perawat Demi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Malaka</title>
		<link>https://suaratribun.com/kesehatan/direktris-rsupp-betun-satukan-dokter-bidan-dan-perawat-demi-tingkatkan-pelayanan-kesehatan-di-malaka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SuaraTribun.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 02:42:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bidan dan perawat]]></category>
		<category><![CDATA[Direktris RSUPP Betun]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Oktelin]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Satukan dokter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaratribun.com/?p=1562</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUARATRIBUN.COM, BETUN &#8211;  Direktris RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua menyatukan dokter, bidan, perawat&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/direktris-rsupp-betun-satukan-dokter-bidan-dan-perawat-demi-tingkatkan-pelayanan-kesehatan-di-malaka/">Direktris RSUPP Betun Satukan Dokter, Bidan dan Perawat Demi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Malaka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARATRIBUN.COM, BETUN &#8211; </strong> Direktris RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua menyatukan dokter, bidan, perawat hingga tenaga kesehatan dari berbagai daerah dalam kegiatan symposium dan workshop kesehatan guna memperkuat kualitas pelayanan medis bagi masyarakat Kabupaten Malaka dan wilayah perbatasan RI–RDTL.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung di Garuda Hall, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Sabtu (9/5/2026) itu diikuti ratusan peserta yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, tenaga teknis kesehatan hingga tenaga medis dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Malaka dan sejumlah daerah lain di Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>Dokter Oktelin menjelaskan, symposium dan workshop tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia tenaga kesehatan agar pelayanan medis kepada masyarakat semakin optimal.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan serupa sebelumnya pernah dilaksanakan pada tahun 2018 dan kembali digelar tahun ini dengan cakupan yang lebih luas.</p>
<p>“Symposium dan workshop ini merupakan kegiatan kedua yang kami selenggarakan. Tahun 2019 kami juga pernah melaksanakan kegiatan yang sama sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia tenaga kesehatan,” ujar dr. Oktelin.</p>
<p>Ia mengatakan, kegiatan ilmiah tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan antar tenaga kesehatan, terutama terkait perkembangan ilmu dan pelayanan medis terbaru.</p>
<p>Saat ini, kata dia, RSUPP Betun memiliki 18 dokter spesialis yang 9 di antaranya turut memberikan materi kepada peserta dari berbagai puskesmas di Kabupaten Malaka.</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/direktris-rsupp-betun-satukan-dokter-bidan-dan-perawat-demi-tingkatkan-pelayanan-kesehatan-di-malaka/">Direktris RSUPP Betun Satukan Dokter, Bidan dan Perawat Demi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Malaka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Demi Selamatkan Ibu Melahirkan, Dokter Kandungan di Malaka Latih Bidan Tangani Perdarahan Darurat</title>
		<link>https://suaratribun.com/kesehatan/demi-selamatkan-ibu-melahirkan-dokter-kandungan-di-malaka-latih-bidan-tangani-perdarahan-darurat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[SuaraTribun.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2026 22:37:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Kandungan]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Latih bidan]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Selamatkan Ibu Melahirkan]]></category>
		<category><![CDATA[Tangani perdarahan darurat]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suaratribun.com/?p=1558</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUARATRIBUN.COM, BETUN &#8211; Tingginya kasus kematian ibu akibat perdarahan pasca melahirkan mendorong dokter spesialis kandungan&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/demi-selamatkan-ibu-melahirkan-dokter-kandungan-di-malaka-latih-bidan-tangani-perdarahan-darurat/">Demi Selamatkan Ibu Melahirkan, Dokter Kandungan di Malaka Latih Bidan Tangani Perdarahan Darurat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARATRIBUN.COM, BETUN &#8211;</strong> Tingginya kasus kematian ibu akibat perdarahan pasca melahirkan mendorong dokter spesialis kandungan di Kabupaten Malaka bergerak cepat membekali para bidan dengan pelatihan praktis penanganan kegawatdaruratan persalinan.</p>
<p>Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Dionisius Christian Bria Seran, Sp.OG yang akrab disapa dokter Dion menegaskan, peningkatan keterampilan tenaga kesehatan, terutama bidan di Puskesmas, menjadi langkah penting untuk menekan angka kematian ibu melahirkan di wilayah perbatasan.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan dr. Dionisius Christian Bria Seran, Sp.OG usai mengikuti kegiatan workshop kesehatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Malaka, Desa Kamanasa, Kecamatan Malaka Tengah, Minggu, 10 Mei 2026.</p>
<p>Menurutnya, workshop kesehatan perlu dilakukan secara rutin karena ilmu dan metode penanganan medis terus berkembang sehingga tenaga kesehatan harus terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka.</p>
<p>“Dalam satu tahun seharusnya kegiatan seperti ini dilakukan lebih dari dua kali karena ilmu kedokteran terus berkembang dan perlu di-update,” ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, workshop kali ini difokuskan pada penanganan perdarahan pasca melahirkan atau postpartum hemorrhage (PPH), yang masih menjadi salah satu penyebab tertinggi kematian ibu di Indonesia.</p>
<p>“Topik hari ini fokus pada penanganan perdarahan pasca melahirkan karena kasus ini dianggap paling sering menyebabkan kematian ibu,” katanya.</p>
<p>Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 tercatat lima kasus kematian ibu di Kabupaten Malaka. Dari jumlah tersebut, tiga kasus di antaranya disebabkan oleh perdarahan pasca persalinan.</p>
<p>Artikel <a href="https://suaratribun.com/kesehatan/demi-selamatkan-ibu-melahirkan-dokter-kandungan-di-malaka-latih-bidan-tangani-perdarahan-darurat/">Demi Selamatkan Ibu Melahirkan, Dokter Kandungan di Malaka Latih Bidan Tangani Perdarahan Darurat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://suaratribun.com">SuaraTribun.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
