Di balik itu, peran orang tua dinilai sangat penting. Dukungan keluarga membuat anak-anak tampil lebih percaya diri di lapangan.
“Kalau orang tua mendukung, anak-anak bermain lebih lepas dan penuh semangat,” tambahnya.
Bupati berharap kegiatan seperti turnamen ini terus digelar secara berkelanjutan, agar pembinaan sepak bola usia dini di Malaka semakin berkembang.
“Baginya, apa yang ia saksikan di Desa Lamea bukan sekadar peristiwa di pinggir jalan, melainkan gambaran tentang masa depan sepak bola Malaka yang mulai tumbuh dan dari semangat kecil, yang dijaga bersama,” tandasnya. (*)
