Direktur Olahraga PS Malaka Jelaskan Sistem Liga Kategori Usia Dini di Turnamen Bupati Malaka Seri II

Reporter: Novry Laka 
| Editor: Redaksi

SUARATRIBUN.COM, BETUN – Kabupaten Malaka kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan sepak bola usia dini melalui Turnamen Bupati Malaka Seri II yang menerapkan sistem liga kategori usia dini.

Hal ini disampaikan Direktur Olahraga PS Malaka, dr. CH. Dionisius Bria Seran, Sp. OG, saat uji tanding antara PS Malaka Allstar U-15 melawan Starclub Oebobo Soe TTS di Lapangan Haitimuk, Minggu, 26 April 2026.

Bacaan Lainnya

Turnamen ini diikuti oleh SSB Kecamatan se- Kabupaten Malaka kategori usia dini U-12, U-14, dan U-16 dengan menggunakan sistem liga setengah kompetisi (bukan home-away), sehingga setiap tim hanya bertemu satu kali dalam fase penyisihan.

Dalam sistem tersebut, kata Direktur Olahraga PS Malaka, tim yang menang di waktu normal langsung mengamankan 3 poin. Jika pertandingan berakhir imbang, laga dilanjutkan dengan adu penalti. Tim pemenang adu penalti memperoleh 2 poin, sementara tim yang kalah tetap mendapatkan 1 poin.

“Sistem ini dirancang untuk membentuk mental bertanding sejak usia dini,” jelas dr. CH. Dionisius Bria Seran, Sp.OG, yang akrab disapa Dodi ini.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya bermain untuk menang, tetapi juga belajar menghadapi tekanan. Sistem ini membuat setiap pertandingan tetap bernilai sampai akhir,” ujar Dodi.

Selain itu, lanjut Dodi, turnamen ini juga menerapkan sistem promosi dan degradasi. Tim dengan performa terbaik akan naik ke Liga 1, sementara tim dengan hasil terendah harus turun ke Liga 2. Namun, peluang tetap terbuka melalui babak play-off.

Pada fase play-off, tim yang menang akan memastikan tiket promosi ke Liga 1. Sebaliknya, tim yang kalah harus rela terdegradasi ke Liga 2.